Loading...
Ringankan Beban Masyarakat Kecil, YIIM dan Insight Investments Management Selenggarakan Dua Pelatihan Wirausaha2020-08-03T03:46:18+00:00

Project Description

Ringankan Beban Masyarakat Kecil, YIIM dan Insight Investments Management Selenggarakan Dua Pelatihan Wirausaha

Publised 03 Agustus 2020

Pada tanggal 28 sampai 30 Juli 2020, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bersama mitra utama PT. Insight Investments Management kembali menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan sosial untuk masyarakat kecil. Semangat pelatihan kewirausahaan ini sama dengan sebelumnya yaitu selaras dengan tujuan program pembangunan berkelanjutan yang telah dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam UNSDGs (United Nations Sustainable Development Goals) yang kemudian diadopsi oleh pemerintah Indonesia menjadi Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

YIIM ingin semua orang dan setiap individu menjadi agen dari perubahan demi kemajuan bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan ini ada dua pelatihan kewirausahaan yang digelar yaitu pelatihan cuci, service dan isi freon AC serta pelatihan sablon pakaian.

Dalam pelatihan ini, seluruh peserta dan pelatih mematuhi protokol kesehatan berupa melakukan rapid test sebelum pelatihan, mengenakan masker, sarung tangan, cuci tangan rutin setiap 20 menit dan menjaga jarak. Dua pelatihan diikuti sebanyak masing-masing 5 (lima) peserta berasal dari warga pemasyarakatan, buruh yang terkena PHK, pekerja serabutan, pengangguran dan pemuda putus sekolah. 

Pelatihan cuci service dan isi freon AC diselenggarakan di Kantor YIIM yang beralamat di Gran Wijaya Centre Blok F / 62 B Jakarta Selatan. Sementara untuk pelatihan sablon pakaian diselenggarakan di Kantor Balai Pemasyarakatan Jakarta Pusat yang beralamat di Jalan Percetakan Negara VIII No. 54 Jakarta Pusat. 

Pelatihan cuci service AC dipandu oleh Sdr. Suaib selaku pelatih dan sekaligus praktisi dibidang AC, dalam materi selama 3 (tiga) hari peserta diajarkan mengenal komponen AC, mengenal masalah yang muncul, mengenal jenis jenis freon dan cara pengisian. Selanjutnya pada hari kedua dan ketiga peserta pelatihan melakukan praktik cuci dan isi freon AC secara bergantian. Pelatih juga melakukan interaktif tanya jawab dengan para peserta yang menemukan kendala selama praktik. 

Untuk pelatihan sablon pakaian dipandu oleh Sdr. Fadjar Rizki dan Sdr. Rizky Pratama Putra dari Komunitas Sablon  Sudut Kota. Para peserta diajarkan selama 3 (tiga) hari membuat design dasar, membuat afdruk sablon, cat dan selebihnya selama dua hari para peserta melakukan praktik sablon pakaian dengan aneka motif. 

YIIM berharap, setelah peserta mengikuti pelatihan tersebut, mereka mampu mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk membuka wirausaha dibidang AC dan sablon pakaian. YIIM meyakini wirausaha dibidang cuci service AC dan sablon pakaian memiliki prospek ekonomi yang baik dan tidak mahal untuk memulai bisnis tersebut. 

Chrisbiantoro, Ketua Pengurus YIIM dalam sambutannya mengatakan “pelatihan ditengah pandemic covid 19 adalah pilihan yang sulit, lebih sulit lagi jika kita hanya melihat masyarakat kecil yang terdampak covid 19 tanpa bisa melakukan apapun. Untuk itu, YIIM hadir dan berbagi melalui program pelatihan, tentu dengan protokol covid yang sangat ketat.” 

YIIM akan terus melakukan pemantauan dan pembinaan terhadap para peserta yang telah selesai mengikuti pelatihan agar mereka bisa berwirausaha atau setidaknya bisa menemukan lapangan pekerjaan sesuai dengan materi pelatihan yang diajarkan. 

Suluh T Rahardjo dari PT. Insight Investments Management juga turut memberikan perhatian atas dampak ekonomi pandemic covid 19. Insight sebagai perusahaan manajer investasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masalah sosial dan kemanusiaan sangat mendukung pemulihan ekonomi masyarakat kecil. 

Salam Inspirasi!

YIIM berharap, setelah peserta mengikuti pelatihan tersebut, mereka mampu mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk membuka wirausaha dibidang AC dan sablon pakaian. YIIM meyakini wirausaha dibidang cuci service AC dan sablon pakaian memiliki prospek ekonomi yang baik dan tidak mahal untuk memulai bisnis tersebut.