Juli 29, 2019

Koperasi Gemah Ripah Binaan Raih Penghargaan Koperasi Berprestasi Tingkat DKI Jakarta

YIIM bekerja sama dengan Bogasari Baking Center menyelenggarakan pelatihan keterampilan mengolah tepung terigu dan pembuatan aneka penganan bagi pelaku UMKM kuliner rumahan guna mendorong wirausaha mandiri.

Share the word!

Kudapan berbahan dasar tepung terigu—mulai dari aneka kue basah, kue kering, roti bertekstur lembut, hingga mi kenyal—merupakan hidangan favorit yang digemari oleh hampir setiap kalangan masyarakat Indonesia. Cita rasa yang lezat serta ragam olahan yang tak terbatas menjadikan tepung terigu sebagai bahan baku utama yang sangat populer dan menjanjikan bagi para pengusaha kuliner rumahan.

Sebagai produsen tepung terigu terkemuka di tanah air, PT Bogasari Flour Mills turut mendirikan pusat pelatihan kuliner terpadu melalui Bogasari Baking Center (BBC). Melalui BBC, Bogasari menyelenggarakan beragam kelas pelatihan pembuatan kudapan populer seperti biskuit, roti, kue, mi, pasta, dan aneka camilan yang disesuaikan dengan selera lidah masyarakat nusantara. Mengamati potensi besar tersebut, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) menangkap peluang pemberdayaan sosial yang strategis untuk merangkul para pegiat tata boga dan masyarakat prasejahtera yang berhasrat mengembangkan keterampilan mengolah adonan sebagai modal membuka lapangan kerja mandiri, namun terkendala oleh keterbatasan biaya pelatihan profesional.

Langkah ini sekaligus merespons tingginya aspirasi dari para peserta program-program pelatihan vokasi YIIM sebelumnya yang mengusulkan diselenggarakannya pelatihan pembuatan roti dan kue secara komprehensif. Menjawab kebutuhan tersebut, YIIM berinisiatif menggelar Pelatihan Bersama Bogasari Baking Center guna menguji dan membuktikan potensi usaha kuliner ini sebagai lokomotif penciptaan lapangan kerja baru yang berkesinambungan.

Pada gelombang perdana, pelatihan difokuskan pada penguasaan teknik dasar pembuatan roti tawar, roti manis, dan donat. Para peserta dibimbing secara intensif oleh Chef instruktur ahli dari Bogasari Baking Center (BBC) mengenai tata cara pencampuran adonan, proses fermentasi, hingga teknik pemanggangan yang presisi. Sesi pelatihan berlangsung secara intensif selama 6 (enam) jam per sesi guna mengakomodasi proses pemanggangan roti yang membutuhkan ketepatan waktu. Di akhir kegiatan, seluruh peserta menerima sertifikat kelulusan resmi serta berhak membawa pulang hasil roti lezat yang mereka olah sendiri. Melengkapi materi utama roti, peserta juga dibekali keahlian membuat aneka olahan lain, seperti mi segar, pangsit bumbu ayam, hakau, dimsum, siomai, dan bakpao.

Program pelatihan tata boga ini diselenggarakan selama 3 (tiga) hari berturut-turut dengan menyaring peserta yang berbeda pada setiap harinya, mencakup total 59 (lima puluh sembilan) orang penerima manfaat. Pascapelatihan, YIIM telah merancang langkah pendampingan strategis ke depan, antara lain dengan membuka akses pemasaran melalui keterlibatan dalam bazar kuliner dan pameran kewirausahaan, di samping melakukan evaluasi program berkala guna menyempurnakan kurikulum pelatihan yang semakin berdaya guna bagi kemandirian ekonomi umat.

Salam Inspirasi!