Juni 27, 2023

Pelatihan Kewirausahaan Menjahit Busana Muslimah bagi Warga Binaan Rutan Kelas I Pondok Bambu

YIIM bersama PT Insight Investments Management (INSIGHT) menggelar pelatihan kewirausahaan menjahit busana muslimah bagi 10 warga binaan pemasyarakatan di Rutan Kelas I Pondok Bambu, Jakarta Timur. Pelatihan vokasional ini mengajarkan teknik pembuatan pola dan penjahitan pakaian wanita untuk membekali kemandirian kerja peserta.

Informasi Program

Nama Program

Pelatihan Kewirausahaan Menjahit Busana Muslimah bagi Warga Binaan Rutan Kelas I Pondok Bambu

Tanggal

Juni 27, 2023

Fokus Program

SDGs

Mitra Kolaborator

Penerima Manfaat / Peserta

10 warga binaan pemasyarakatan perempuan (usia 27–47 tahun) di Rutan Kelas I Pondok Bambu

Lokasi

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur

Aktivitas Utama

Pengenalan mesin jahit industri, pemilihan jenis jarum dan benang, serta teknik keselamatan kerja Pembelajaran menggambar pola dasar busana wanita muslimah dan teknik pemotongan kain presisi Praktik penjahitan busana gamis dan busana muslimah hingga tahapan finishing bordir dan kancing Pengujian kompetensi pre-test dan post-test serta penyerahan sertifikat kelulusan vokasi menjahit

Capaian yang Diharapkan

Penguasaan kompetensi vokasional pembuatan busana wanita muslimah berdaya saing pasar bagi warga binaan Peningkatan bekal keahlian kerja mandiri guna mendukung proses reintegrasi sosial pasca bebas Pemberdayaan unit kegiatan kerja rutan sebagai sarana produksi karya bernilai ekonomi

Share the word!

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bekerja sama dengan PT Insight Investments Management (INSIGHT) kembali menyelenggarakan program pelatihan kewirausahaan sosial dengan spesifikasi keahlian menjahit pakaian wanita Muslim. Kegiatan vokasional ini diadakan berkolaborasi dengan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pondok Bambu yang beralamat di Jalan Pahlawan Revolusi No. 38, RT 04/RW 03, Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, DKI Jakarta.

Pelatihan menjahit diselenggarakan dalam dua gelombang waktu, yakni pada tanggal 12–16 Juli dan 19–23 Juli 2023. Sebanyak 10 orang warga binaan pemasyarakatan perempuan berusia antara 27 hingga 47 tahun terpilih menjadi peserta aktif dalam pelatihan intensif ini.

Program ini dirancang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs Nomor 1 tentang Mengakhiri Kemiskinan, SDGs Nomor 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDGs Nomor 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Keahlian menjahit busana Muslimah dipilih sebagai program pelatihan terbaru yang diinisiasi oleh YIIM dan INSIGHT setelah mempertimbangkan berbagai aspek strategis, salah satunya adalah tingginya prospek pasar industri fesyen busana muslim pada skala usaha mikro dan kecil, baik untuk dijalankan secara perorangan maupun berkelompok. Melalui pelatihan ini, para warga binaan diharapkan dapat tumbuh menjadi praktisi wirausaha menjahit yang terampil dan berdaya saing.

Kurikulum pelatihan dimulai dengan pemahaman pembuatan pola dasar busana, teknik pengukuran kain, teknik pemotongan bahan yang presisi, pengenalan mesin jahit, hingga penggunaan peralatan pendukung seperti pemilihan jenis jarum, nomor benang, dan teknik pengguntingan kain yang rapi.

Saat membuka kegiatan pada 12 Juli 2023, Chrisbiantoro selaku Ketua Pengurus YIIM menyampaikan, “Pelatihan wirausaha menjahit ini sangat tepat untuk membekali para warga binaan rutan agar memiliki keterampilan kerja bernilai ekonomi. Bekal ilmu yang didapatkan semasa pelatihan dapat langsung dimanfaatkan selama menjalani masa pembinaan, ketika berstatus sebagai klien pemasyarakatan, hingga saat bebas murni dan kembali berintegrasi ke tengah masyarakat.”

Sementara itu, Muhammad Isnaeni Setiawan selaku Koordinator Corporate Social Responsibility (CSR) PT Insight Investments Management menyatakan, “INSIGHT melalui alokasi dana sosial berkomitmen penuh menjadi mitra strategis dalam memberdayakan warga binaan agar mandiri dan produktif. Bersama YIIM, kami berharap program pelatihan ini membawa bekal nyata bagi masa depan warga binaan di Rutan Kelas I Pondok Bambu.”

Selama 10 hari pelatihan, para peserta tidak hanya menyerap teori dan praktik secara tekun, tetapi juga berhasil menyelesaikan produk jadi berupa beberapa model pakaian gamis berkualitas. Uripah, selaku instruktur pelatihan di sela-sela sesi menuturkan, “Pelatihan 10 hari ini memberikan fondasi yang sangat baik bagi warga binaan. Harapan saya, mereka terus memperdalam keterampilan menjahit ini agar menghasilkan produk busana yang semakin rapi dan siap merintis usaha jahit mandiri. Kami tentu sangat berharap program ini dapat berkesinambungan.”

Ibu Uripah sendiri merupakan praktisi penjahit profesional berpengalaman luas yang telah melayani aneka model busana kustom. Beliau telah mengajar di berbagai institusi vokasi, antara lain Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Negeri 16 Rawasari, PKBM 2 Karet, hingga SMK Said Hakim Tanah Abang. Beliau mengantongi ijazah kursus menjahit tingkat nasional serta sertifikasi wirausaha pakaian jadi, dan kini mengelola bengkel usaha jahit mandiri bersama 3 orang karyawan di Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Sebagai pengakuan atas kelulusan, seluruh peserta menerima sertifikat resmi pelatihan wirausaha menjahit. Tim pelaksana YIIM bersama pihak Rutan Kelas I Pondok Bambu juga menyelenggarakan tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test) untuk mengukur efektivitas capaian pembelajaran peserta.

Hasil pre-test mencatat motivasi belajar dan antusiasme peserta yang sangat tinggi kendati sebagian besar baru pertama kali mengenal teknik menjahit. Pada tahap post-test, seluruh peserta menunjukkan lonjakan pemahaman yang signifikan dan berhasil mempraktikkan materi dengan sangat baik.

Secara terpisah, Kepala Rutan Kelas I Pondok Bambu, Ibu Dewi Sondari, mengutarakan apresiasinya, “Partisipasi aktif dalam pelatihan ini menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian perilaku baik dan kesungguhan warga binaan dalam menjalani masa pembinaan, yang menjadi bahan pertimbangan dalam pemenuhan hak-hak integrasi. Kami berharap pelatihan ini menorehkan rekam jejak portofolio yang unggul serta mendorong pembinaan warga rutan yang semakin produktif dan berdaya guna.”

Salam Inspirasi!

Dokumentasi Foto Tambahan