September 9, 2022
Mengasah Kemandirian Ekonomi Inklusif: Demo Memasak Dimsum dan Stik Keju bagi Sahabat Disabilitas dan Klien Pemasyarakatan
Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bersama PT Insight Investments Management (INSIGHT) dan Titan Baking menggelar pelatihan demo memasak dimsum dan stik keju di Titan Baking Fatmawati untuk mencetak wirausahawan kuliner mandiri.

Pada tanggal 30 September 2022, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) kembali menjalin kerja sama dengan Titan Baking menyelenggarakan pelatihan kuliner dengan metode demo memasak yang berfokus pada menu dimsum dan stik keju. Semangat utama dari program ini adalah mengajak segenap komponen bangsa bangkit dan mandiri secara ekonomi di masa pemulihan pascapandemi melalui kewirausahaan sosial.
Pelatihan ini diselenggarakan di dapur profesional Titan Baking Fatmawati yang berlokasi di Jalan RS. Fatmawati Raya No. 51B, Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Kerja sama serupa antara YIIM dan Titan Baking sebelumnya telah sukses terlaksana pada tahun 2019 dan 2020 dengan menjangkau 39 penerima manfaat, di mana mayoritas alumni kini aktif membuka aneka usaha kuliner kue basah, kue kering, dan kudapan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sebagian alumni bahkan telah bertransformasi menjadi instruktur atau mentor kuliner mandiri, seperti Ibu Wanmayetty.
Kegiatan pelatihan ini didukung penuh oleh PT Insight Investments Management (INSIGHT), sebuah perusahaan manajer investasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap berbagai program sosial kemanusiaan di Indonesia. Pelatihan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG Nomor 1 tentang Mengurangi Kemiskinan dan SDG Nomor 10 tentang Mengurangi Ketimpangan.
Latar Belakang Penerima Manfaat:
Penerima manfaat pelatihan terdiri atas masyarakat prasejahtera, sahabat disabilitas, dan warga binaan pemasyarakatan.
Sebanyak 23 peserta hadir mengikuti pelatihan, terdiri atas 18 peserta perempuan dan 5 peserta laki-laki. Dari total peserta tersebut, 11 orang merupakan penyandang disabilitas (termasuk disabilitas rungu/tuli), 3 orang merupakan klien Balai Pemasyarakatan (Bapas) atau mantan warga binaan, serta 9 peserta berasal dari kalangan masyarakat dengan latar belakang sosial ekonomi prasejahtera.
Pelatihan diawali dengan sambutan dari Ibu Dewi Astari selaku Sekretaris Pengurus YIIM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan: "Pelatihan kewirausahaan memasak ini merupakan wujud nyata program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok yang kurang beruntung. Rekan-rekan penyandang disabilitas dan klien Bapas memiliki hak dan kesempatan yang setara untuk memperoleh ilmu kuliner aplikatif yang nantinya dapat dijadikan modal merintis usaha UMKM mandiri. YIIM didukung oleh PT Insight Investments Management telah banyak melahirkan wirausahawan baru di bidang boga, dan harapan kami pelatihan hari ini akan melahirkan kisah-kisah sukses berikutnya. Terima kasih pula kepada Titan Baking yang kembali bersinergi membantu masyarakat yang membutuhkan."
Materi dan Praktik Pelatihan:
Pelatihan kewirausahaan demo memasak dimulai tepat pukul 10.00 WIB di bawah bimbingan Chef Dhimas Suryo. Chef mengajarkan teknik pembuatan dimsum secara komprehensif, mulai dari pembuatan adonan kulit hingga racikan isian yang gurih dan bernilai ekonomis. Selanjutnya, peserta dibimbing mempraktikkan resep kudapan stik keju yang renyah.
Sepanjang sesi pelatihan, peserta berinteraksi sangat aktif dan mengajukan beragam pertanyaan teknis kepada Chef Dhimas. Salah satu peserta penyandang disabilitas tuli, Ibu Siti Hodijah, antusias menanyakan kiat menjaga ketahanan kulit dimsum agar tahan lama dan tidak mudah robek saat disimpan. Keterbatasan fisik terbukti tidak menyurutkan tekad dan semangat belajarnya. Sebagai apresiasi atas partisipasi aktif peserta, panitia membagikan goodie bag berisi bahan baku dimsum dan stik keju agar dapat langsung dipraktikkan kembali di rumah masing-masing.
YIIM dan INSIGHT senantiasa berkomitmen mendampingi serta mengantarkan kelompok masyarakat prasejahtera dan penyandang disabilitas menjadi masyarakat yang berdaya saing berbasis sumber daya lokal. Sebagai lembaga nirlaba, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun terbuka lebar terhadap seluruh pihak yang berkeinginan mendukung atau berdonasi dalam bentuk apa pun, karena setiap donasi yang diamanahkan akan disalurkan langsung kepada para penerima manfaat yang berhak.
Salam Inspirasi!
Dokumentasi Foto Tambahan




