Agustus 9, 2023
Kisah Sukses Fransisca Natalia: Dari Alumni Pelatihan Barista Menuju Kemandirian Tiga Cabang Kedai Kopi dan Konsultan Bisnis
Melalui program pembinaan wirausaha YIIM bersama PT Insight Investments Management (INSIGHT), Fransisca Natalia, alumni pelatihan barista tahun 2020, sukses membesarkan usaha "Kedai Kopi Sasca" hingga membuka cabang baru dan menjadi konsultan kopi. Pembinaan berkelanjutan ini memperkuat kapabilitas manajemen bisnis dan kemandirian finansialnya.

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bersama PT Insight Investments Management (INSIGHT) konsisten menjalankan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian finansial dan mencetak wirausahawan sukses demi terwujudnya kesejahteraan hidup yang berkelanjutan.
Dari program pemberdayaan tersebut, lahirlah salah satu alumni berprestasi dari pelatihan barista kopi tahun 2020 yang diselenggarakan oleh YIIM dan INSIGHT, yaitu Fransisca Natalia P.S. atau akrab disapa Sisca (40 tahun). Berbekal keterampilan yang diperoleh dari pelatihan, Sisca sukses mendirikan usaha kedai kopi bernama “Kedai Kopi Sasca” sejak tahun 2020. Memasuki tahun 2023, Sisca telah berhasil mengembangkan usahanya hingga memiliki 3 cabang kedai kopi, yang kini seluruh produk kopinya telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).
Dalam ekspansi usahanya, Sisca membuka cabang kedua di Sampan Bujana Sentra Menteng, disusul pembukaan cabang ketiga pada awal tahun 2023 di wilayah Cimanggis. Sebagaimana cabang Menteng, gerai di Cimanggis berkolaborasi dengan Ranup Resto Aceh sebagai penyedia menu minuman pelengkap. Menariknya, selama mengelola bisnis, Sisca tidak hanya berfokus pada penjualan semata, tetapi juga aktif menyelenggarakan pelatihan barista mandiri.
Sisca telah sukses menghelat dua angkatan (batch) pelatihan barista, di mana setiap angkatan berlangsung intensif selama tiga hari. Batch pertama diikuti oleh 6 peserta, sedangkan batch kedua dihadiri oleh 8 peserta. Dengan kontribusi sebesar Rp800.000, para peserta memperoleh modul keterampilan komprehensif serta paket satu kali makan. Dalam pelatihan ini, Sisca mengajarkan teknik dasar barista, pengoperasian mesin dan peralatan kopi, hingga peracikan aneka varian minuman kopi.
Kiprah mandiri Sisca di kedai kopinya kemudian membuka peluang kolaborasi strategis dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi di bawah naungan Kementerian Ketenagakerjaan (KEMNAKER). Kolaborasi ini bermula ketika Kepala BBPVP Kemnaker Bekasi berkunjung ke restoran mitra Sisca dan mengamati secara langsung jalannya pelatihan yang dibimbingnya. Setelah berdiskusi mengenai silabus dan sistem pembelajarannya, beliau menyarankan Sisca untuk mengajukan proposal pelatihan resmi.
“Ada salah satu pengunjung di resto tersebut yang melihat program pelatihan aku. Kebetulan beliau adalah kepala balai pelatihan. Beliau menanyakan sistemnya bagaimana, dan menyampaikan bahwa program ini bisa diajukan proposalnya. Namun karena ini balai pelatihan, konsepnya harus diselaraskan. Program yang ditawarkan adalah Barista-preneur, mencakup perhitungan HPP hingga manajemen coffee shop secara menyeluruh, agar peserta tidak hanya siap bekerja tetapi juga terdorong berwirausaha mandiri meski berskala rintisan,” ungkap Sisca. Menyambut peluang berharga ini, Sisca pada awal tahun 2023 mendirikan badan hukum berlabel CV Sasca Bermasa Inspirasi guna memenuhi legalitas kemitraan.
Setelah melalui proses verifikasi selama 3 bulan, Sisca resmi menjalin kerja sama pelatihan selama satu tahun dengan BBPVP Kemnaker Bekasi. Program pelatihan ini dirancang berdurasi 20 hari per angkatan, berpedoman ketat pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Kemnaker. Para peserta yang lulus berhak memperoleh sertifikat resmi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) serta berkesempatan mengikuti pelatihan kerja (job training). Angkatan pertama telah sukses diselenggarakan pada April 2023 dengan melatih 16 orang peserta.
Karier Sisca kian berkembang pesat. Sejak akhir tahun 2022, ia dipercaya menjadi konsultan bisnis kedai kopi independen. Profesi ini bermula dari permintaan sahabat dekatnya yang membutuhkan bimbingan teknis untuk merintis usaha kedai kopi. Sisca membimbing rekannya dari tahap perencanaan dasar hingga kafe resmi beroperasi. “Awalnya dari teman dekat yang berkonsultasi cara merintis bisnis kopi, dari model gerobakan sampai konsep kafe. Dari sana saya mulai dibayar dengan tarif pertemanan. Kini klien saya terus bertambah dari berbagai jaringan. Saya melakukan kunjungan ke lokasi usaha dan mengajarkan manajemen bisnisnya,” jelas Sisca. Saat ini ia tengah menangani berbagai proyek konsultasi yang menjangkau sejumlah wilayah, mulai dari Jakarta, Tangerang, Bandung, hingga Purwokerto.
Tak berhenti di situ, Sisca yang didukung suaminya yang berlatar belakang industri Food & Beverage (F&B) juga memperluas usaha ke bidang penyediaan katering snack box dan nasi box. Usaha kulinernya kerap dipercaya melayani pesanan konsumsi untuk program-program acara di salah satu stasiun televisi nasional, dengan volume pemesanan berkisar 20 hingga 50 boks per kegiatan.
Perjalanan Sisca membuktikan bahwa ketekunan dan kemauan belajar mampu mengubah pelatihan keterampilan menjadi ekosistem wirausaha yang berdaya tahan. Bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi bisnis kedai kopi atau menikmati racikan kopinya, dapat menghubungi nomor +62 823-7695-0965, mengunjungi gerai terbaru Kedai Kopi Sasca di Jalan Raya Tapos No. 100, Cimpauen, Tapos, Depok, atau memantau aktivitasnya melalui Instagram @kedaikopisasca.
Salam Inspirasi!












