Agustus 28, 2025

Aksi Nyata Penanaman 800 Pohon Alpukat di Jabungan Semarang Melalui Inisiatif Youth for Climate Action

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bersama PT Insight Investments Management dan LindungiHutan menanam 800 bibit pohon alpukat di Kelurahan Jabungan, Semarang, guna mendukung konservasi lahan kritis dan meningkatkan pendapatan petani lokal.

Informasi Program

Nama Program

Penanaman 800 Pohon Alpukat Youth for Climate Action (Y4CA) Batch 2

Tanggal

Agustus 20, 2025

Fokus Program

SDGs

Mitra Kolaborator

Penerima Manfaat / Peserta

Pemuda penggerak iklim, relawan konservasi, kelompok tani Jabungan, dan warga lokal (140.000+ penerima manfaat tidak langsung)

Lokasi

Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah

Aktivitas Utama

Penanaman 800 bibit pohon alpukat di lahan rawan longsor Edukasi konservasi tanah dan penyerapan karbon bagi generasi muda Kolaborasi penanaman bersama komunitas petani lokal dan LindungiHutan Monitoring pertumbuhan pohon dan estimasi serapan karbon secara berkala

Capaian yang Diharapkan

Memulihkan daya dukung lahan, menyerap emisi karbon, serta meningkatkan pendapatan ekonomi petani lokal hingga 23%

Share the word!

Sebagai tindak lanjut dari rangkaian program Youth for Climate Action (Y4CA) Batch 2, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bersama PT Insight Investments Management berkolaborasi dengan LindungiHutan melaksanakan kegiatan penanaman 800 pohon alpukat pada 20 Agustus 2025 di Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Mengangkat tema “Empowering Youth, Greening the Future”, Y4CA Batch 2 tidak hanya menghadirkan ruang dialog dan edukasi, tetapi juga mengajak generasi muda dan berbagai pemangku kepentingan untuk melakukan aksi nyata mitigasi. Penanaman pohon ini menjadi simbol kontribusi peserta dan mitra program dalam membangun kesadaran lingkungan serta mewujudkan aksi keberlanjutan bersama.

Dalam kegiatan ini, tercatat 800 pohon alpukat tertanam dengan total estimasi serapan karbon sebesar 6 kg CO₂e (pada usia tanam). Pohon alpukat dipilih karena memiliki manfaat ekologis dan ekonomi: membantu menyerap karbon, menjaga kestabilan tanah untuk mencegah longsor, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat melalui hasil panen buah.

Selain manfaat ekologis, kegiatan ini juga memberi dampak sosial-ekonomi nyata bagi masyarakat. Tercatat akan adanya peningkatan pendapatan petani hingga 23%, penciptaan lapangan kerja baru, serta manfaat lingkungan yang.303 warga di sekitar wilayah Jabungan.

Melalui aksi ini, YIIM membuktikan melalui program Y4CA, bahwa keterlibatan generasi muda dan kolaborasi lintas sektor dapat menciptakan solusi keberlanjutan yang berkelanjutan dan berdampak luas.

Aksi penanaman pohon Y4CA Batch 2 juga mendukung, khususnya:

SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 15: Kehidupan di Darat SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi SDG 1: Tanpa Kemiskinan

YIIM akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, sektor swasta, komunitas, dan generasi muda untuk memperluas dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi melalui program-program pemberdayaan dan keberlanjutan.

Salam Inspirasi!

Dokumentasi Foto Tambahan