Agustus 11, 2026
Festival Inspirasi 2026 Mengubah Kolaborasi Lintas Sektor Menjadi Aksi Gaya Hidup Berkelanjutan
Festival Inspirasi 2026 mempertemukan pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, organisasi sosial, UMKM, dan masyarakat untuk mewujudkan gaya hidup berkelanjutan yang lebih praktis, inklusif, dan kolaboratif.

Festival Inspirasi 2026 menghadirkan gaya hidup berkelanjutan ke ruang publik bersama di mana pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, organisasi sosial, usaha mikro dan kecil, serta warga dapat saling belajar dan mengubah kesadaran lingkungan menjadi aksi nyata.
Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) menyelenggarakan festival dua hari ini pada Jumat dan Sabtu, 7 dan 8 Agustus 2026, di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan. Acara ini mengusung tema Sustainable Living for All: Kolaborasi Lintas Sektor Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan sekaligus menandai hari jadi YIIM yang ke-12.
PT Insight Investments Management mendukung program ini bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta ILUNI SIL UI.
Peringatan hari jadi ini menjadi kesempatan untuk merefleksikan 12 tahun program YIIM di bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, bantuan kemanusiaan, dan aksi lingkungan. Kegiatan ini juga menyoroti satu pelajaran utama dari kerja tersebut: tantangan sosial dan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu organisasi yang bekerja sendiri.
Irfan Melayu, Pendiri dan anggota Dewan Pembina YIIM, menjelaskan bahwa perubahan bermakna tumbuh dari kepercayaan, kepedulian, dan kolaborasi. Melalui Festival Inspirasi, YIIM berupaya menciptakan tempat bertemunya lebih banyak orang dan institusi untuk bertukar gagasan, mengidentifikasi tanggung jawab bersama, dan berkontribusi bagi masa depan yang lebih berkelanjutan.
Festival ini memadukan diskusi dengan pengalaman langsung. Pengunjung mengikuti bincang-bincang dan demonstrasi praktik baik, berpartisipasi dalam lokakarya kreatif yang mendaur ulang bahan bekas, menerima panduan tentang konsumsi yang lebih bertanggung jawab, serta mengakses layanan perbaikan untuk memperpanjang usia pakai barang sehari-hari.
Area pameran dan stan kolaborator menampilkan karya UMKM binaan YIIM, komunitas, lembaga mitra, dan pelaku usaha yang bertanggung jawab. Peserta memperkenalkan produk, solusi praktis, dan inisiatif komunitas yang menghubungkan kepedulian lingkungan dengan mata pencaharian dan peluang ekonomi inklusif.
Lu’lu Agustina, Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup, menegaskan bahwa gaya hidup berkelanjutan harus dapat diakses oleh semua orang. Beliau menyoroti pentingnya kebijakan yang mendukung, partisipasi publik, kesadaran pemuda terhadap fast fashion, serta peluang inklusif dalam pekerjaan hijau (green jobs).
Pemerintah juga mengakui peran strategis organisasi sosial dalam memperluas jangkauan program kemasyarakatan. Trukan Sri Bahukeling, Asisten Perlindungan dan Bantuan Sosial di Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, mencatat bahwa gerakan sosial besar memerlukan keterlibatan luas agar kegiatannya selaras dengan prioritas publik dan memberi manfaat bagi lebih banyak komunitas.
Ria M. Warganda, Direktur PT Insight Investments Management, menggarisbawahi pentingnya kerja sama konsisten antara organisasi sosial, sektor swasta, komunitas, dan publik. Beliau menggambarkan festival ini sebagai ruang di mana komitmen dapat menjadi aksi nyata dan kemitraan baru yang berpotensi jangka panjang dapat dimulai.
Acara ini juga mencerminkan 12 tahun kemitraan antara YIIM dan PT Insight Investments Management. Di bawah prinsip Transforming Investment into Social Impact, kolaborasi ini menghubungkan aktivitas investasi dengan inisiatif sosial dan keberlanjutan. Aplikasi InvestasiIN memperluas pendekatan ini dengan memungkinkan masyarakat berinvestasi sekaligus berpartisipasi dalam kontribusi sosial dan lingkungan serta mendukung pertumbuhan ekosistem pasar modal berkelanjutan di Indonesia.
Festival Inspirasi 2026 menunjukkan bahwa gaya hidup berkelanjutan bukan sekadar pilihan individu. Masyarakat memerlukan pengetahuan yang mudah diakses, sistem pendukung, opsi perbaikan dan penggunaan kembali, produk yang bertanggung jawab, mata pencaharian hijau yang inklusif, serta institusi yang bersedia bekerja sama.
Dengan menghubungkan edukasi, pengalaman praktis, partisipasi publik, dan kemitraan lintas sektor, festival ini membantu menjadikan keberlanjutan bagian dari kehidupan sehari-hari serta membuka peluang kolaborasi baru menuju masa depan yang lebih hijau, inklusif, dan tangguh.
Program ini berkontribusi pada SDG 11: Kota dan Permukiman Berkelanjutan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Salam Inspirasi!
Dokumentasi Foto Tambahan


