Mei 6, 2025
Pelatihan Kewirausahaan Memasak Aneka Frozen Food untuk Kemandirian Usaha Kuliner Prasejahtera
Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) didukung PT Insight Investments Management menggelar pelatihan kewirausahaan kuliner memasak aneka makanan beku (frozen food) di Jakarta, membekali masyarakat prasejahtera dengan keahlian produksi olahan pangan dan pemasaran digital.

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) didukung oleh PT Insight Investments Management (Insight IM) menyelenggarakan program Masyarakat Terampil dan Berdaya (MATA) melalui Pelatihan Kewirausahaan Memasak Aneka Makanan Beku (Frozen Food). Penguasaan keterampilan kuliner menyimpan potensi ekonomi yang sangat menjanjikan bagi masyarakat, khususnya bagi kalangan prasejahtera di kawasan perkotaan dan pedesaan. Tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap ragam kuliner menjadi peluang pasar terbuka yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku wirausaha kreatif.
Industri kuliner saat ini terus menawarkan peluang pertumbuhan yang menjanjikan. Dengan dukungan perkembangan teknologi digital, pengelolaan bisnis makanan menjadi semakin terjangkau, terutama dalam strategi pemasaran digital dan pemesanan daring. Tren pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis masakan rumahan (home-cooking) menjadikan produk olahan beku sebagai komoditas yang sangat diminati pasar karena praktis dan tahan lama.
Sebagai komitmen besar program Pelatihan Kuliner YIIM, peserta dibekali kemampuan mengolah menu makanan yang lezat, higienis, mudah diproduksi, serta memiliki daya saing komersial tinggi di pasaran. Pelatihan memadukan pemahaman konseptual dan praktik langsung (hands-on). Pada kesempatan kali ini, pelatihan dipandu oleh Umaroch sebagai instruktur utama dan Ely Widyawati sebagai asisten instruktur, di mana keduanya merupakan alumni binaan program kuliner YIIM yang telah mandiri dan sukses menjalankan usaha kuliner sendiri.
Pelatihan diselenggarakan pada hari Selasa, 29 April 2025, bertempat di Kantor Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun di Jalan Grand Wijaya Centre Blok F/62B, RT.6/RW.1, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mulai pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB. Sebanyak 10 peserta hadir mengikuti sesi pelatihan dari total 12 peserta terpilih yang berasal dari keluarga prasejahtera dan warga terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Isnaeni Setiawan selaku Koordinator CSR Insight IM: "Selaras dengan slogan kami, Investments to Social Impact, Insight IM senantiasa mengajak para investor untuk berinvestasi reksa dana sekaligus berbagi dampak positif bagi masyarakat. Kemitraan jangka panjang bersama YIIM adalah ikhtiar nyata kami dalam mendorong kemandirian sosial ekonomi masyarakat melalui pelatihan keterampilan terapan. Kami berharap pelatihan memasak ini menjadi modal bermanfaat bagi seluruh peserta untuk merintis usaha keluarga."
Sekretaris Pengurus YIIM, Maria Dewi Yanti, turut menyampaikan arahan: "YIIM telah hadir mengabdi selama satu dekade, dan program pelatihan kewirausahaan vokasi merupakan salah satu fokus utama kami. Bersama Insight IM, kami berkomitmen mendampingi masyarakat rentan agar berdaya secara ekonomi. Kami berharap para peserta dapat mengoptimalkan momentum ini untuk menyerap ilmu, mempraktikkannya, dan tampil sebagai wirausahawan mandiri demi menopang ketahanan ekonomi keluarga."
Sesi pembelajaran dilanjutkan dengan penyampaian materi komprehensif oleh instruktur, meliputi seleksi bahan baku berkualitas, teknik pengolahan menu beku, standar pengemasan higienis dan kedap udara, hingga penghitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) serta penentuan harga jual yang kompetitif.
Memasuki sesi praktik langsung (hands-on), para peserta dibagi ke dalam empat kelompok kerja. Menu pertama yang dipelajari adalah pembuatan ekado telur puyuh renyah, dilanjutkan dengan menu kedua berupa tahu bakso dengan aneka topping modern. Instruktur dan asisten mendampingi setiap tahapan secara cermat, mulai dari pencampuran adonan hingga teknik penyimpanan beku yang aman. Peserta terlibat secara aktif, mengajukan pertanyaan seputar trik memasak, dan mencoba seluruh resep secara langsung. Sesi diakhiri dengan evaluasi hasil masakan, tanya jawab interaktif, serta penyerahan sertifikat partisipasi.
Mike Rhoma Prianthyi, salah seorang peserta pelatihan, mengungkapkan rasa syukurnya: "Terima kasih sebesar-besarnya kepada YIIM dan Insight IM atas kesempatan pelatihan kuliner ini. Ilmu pembuatan frozen food dan analisis usaha yang diberikan sangat aplikatif, membakar semangat kami untuk segera memulai wirausaha mandiri di rumah."
Program ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 1 (Menghapus Kemiskinan), Nomor 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan Nomor 10 (Mengurangi Kesenjangan). Inisiatif ini membuktikan efektivitas penyaluran dana tanggung jawab sosial korporasi dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat prasejahtera.
YIIM adalah lembaga nirlaba yang didedikasikan untuk mendampingi masyarakat rentan dan senantiasa terbuka menjalin kemitraan pentahelix demi menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi kemajuan bangsa.
Salam Inspirasi!
Dokumentasi Foto Tambahan

