Agustus 25, 2024
Pelatihan Kewirausahaan Meracik Parfum untuk Mencetak Wirausahawan Mandiri dari Kelompok Rentan
Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bersama PT Insight Investments Management menyelenggarakan pelatihan wirausaha racik parfum perdana di Jakarta, membekali 17 peserta termasuk klien pemasyarakatan dan korban PHK dengan formula wewangian dan manajemen usaha.

Jakarta, 23 Agustus 2024 – Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bersama Insight Investments Management melaksanakan program pemberdayaan kelompok rentan ekonomi dan sosial melalui Program Pelatihan Wirausaha Parfum yang diselenggarakan pada tanggal 20–21 Agustus 2024. Pelatihan ini diikuti oleh 17 peserta dari berbagai latar belakang, di antaranya: klien pemasyarakatan (Bapas), pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), ibu rumah tangga, pengangguran, hingga pekerja serabutan.
Kegiatan pelatihan didampingi langsung oleh instruktur Susgiharti, seorang wirausahawan berpengalaman di industri parfum sejak tahun 2000. Susgiharti memiliki toko wewangian bernama Aneka Parfum yang saat ini telah memiliki 7 cabang toko di wilayah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang.
Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan pengurus Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM), dalam hal ini diwakili oleh Riccana Rosita selaku Bendahara Pengurus. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa: “Kegiatan pelatihan ini adalah bentuk kepedulian nyata YIIM dan INSIGHT untuk meningkatkan keahlian para peserta dalam berwirausaha parfum. Peserta yang hadir hari ini merupakan orang-orang pilihan yang telah melalui proses seleksi ketat. Kami berharap kesungguhan seluruh peserta dalam mengikuti pelatihan ini, sehingga selesai pelatihan dapat berdikari dan mandiri.”
Pada hari pertama, peserta mengawali agenda dengan mengisi tes awal (*pre-test*) guna mengukur wawasan awal mengenai parfum. Setelah itu, peserta menerima pemaparan dasar tentang parfum, seperti jenis-jenis parfum, ragam kategori aroma (*fragrance families*), dan karakteristik formulasi wewangian.
Penyampaian materi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman peserta dalam mengenal dasar-dasar industri parfum. Usai pemaparan materi, peserta diajak mengidentifikasi aroma-aroma dari berbagai bibit parfum guna melatih dan meningkatkan kepekaan indra penciuman terhadap aroma. Kepekaan ini merupakan modal fundamental ketika peserta hendak menjalankan usaha wewangian. Selanjutnya, peserta mempraktikkan peracikan parfum dengan aneka bibit aroma dengan antusiasme yang sangat tinggi.
Pada hari kedua, peserta memperdalam praktik meracik parfum dengan memadukan beberapa bibit aroma (*blending*) untuk menghasilkan formula aroma yang unik dan baru. Selain itu, berlangsung sesi diskusi interaktif antara trainer dan peserta terkait kiat menjalankan usaha parfum berdasarkan pengalaman nyata sang trainer selama mengelola bisnis wewangian.
Rangkaian pelatihan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta, disertai arahan penutup dari Ketua Pengurus YIIM, Chrisbiantoro. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya para peserta untuk berani memulai wirausaha parfum, baik dengan meracik formula sendiri maupun menjadi *reseller*, serta memanfaatkan peluang magang di tempat usaha instruktur guna memperoleh pendampingan bisnis lebih lanjut.
Acara ini selaras dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1 tentang Memerangi Kemiskinan dan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Melalui Pelatihan Wirausaha Parfum ini, YIIM berharap dapat memberdayakan masyarakat khususnya kelompok rentan agar mampu berpartisipasi aktif dalam sektor ekonomi, sekaligus membantu para peserta mengembangkan pengetahuan dan keterampilan aplikatif untuk merintis usaha mereka sendiri.
Salam Inspirasi!
Dokumentasi Foto Tambahan
































