Agustus 17, 2020
Pelatihan Kewirausahaan Pangkas Rambut Barbershop bagi Klien Pemasyarakatan dan Korban PHK
YIIM didukung CSR PT Insight Investments Management menyelenggarakan pelatihan pangkas rambut (barber) Batch 2 Tahun 2020 guna membekali masyarakat terdampak pandemi Covid-19 dengan keterampilan usaha cukur mandiri.

Pada tanggal 11 hingga 13 Agustus 2020, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) kembali menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan vokasional. Pada kesempatan ini, kegiatan yang diselenggarakan adalah pelatihan keterampilan memangkas rambut (barber), yang merupakan kelanjutan dari program barber Batch 2 pada tahun 2020. Program ini didukung penuh oleh PT Insight Investments Management melalui alokasi dana tanggung jawab sosial (CSR) yang dipersembahkan untuk menjawab permasalahan sosial dan kemanusiaan.
Pelatihan barber ini merupakan kontribusi nyata YIIM dan PT Insight Investments Management dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yang telah diadopsi pemerintah Republik Indonesia melalui Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Pelatihan kali ini diikuti oleh 6 (enam) orang peserta yang terdiri atas warga binaan klien pemasyarakatan dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Pusat, warga prasejahtera, kaum buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), serta pekerja serabutan.
Meskipun dilaksanakan di tengah situasi pandemi COVID-19, YIIM senantiasa menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Seluruh peserta, instruktur, dan asisten pelatih diwajibkan menjalani uji usap cepat (rapid test) sebelum pelatihan dimulai. Selain itu, mereka diwajibkan mencuci tangan secara berkala setiap 20 menit pada sarana sanitasi yang telah disiapkan panitia, mengenakan masker dan sarung tangan, serta mematuhi aturan jaga jarak fisik selama pelatihan berlangsung.
Selama 3 (tiga) hari pembinaan, seluruh peserta mendapatkan materi teoretis dan praktikal untuk menjadi barber profesional. Pelatih barber, Saifulloh, mengedukasi peserta mengenai pengenalan ragam perkakas cukur, analisis jenis dan tekstur rambut, manajemen usaha pangkas rambut, hingga teknik pemotongan rambut yang presisi. Pada dua hari berikutnya, peserta mempraktikkan langsung keahlian mencukur dengan model sukarelawan yang dihadirkan oleh panitia. Program ini bertujuan mencetak wirausahawan pangkas rambut mandiri serta menggairahkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sebagaimana dicanangkan Presiden Joko Widodo bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang patut didukung melalui belanja produk dan jasa lokal.
Pengurus YIIM, Satoto Biratmoko, dalam pidato penutupan usai penyerahan sertifikat menuturkan, “Kami berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal hidup yang berharga, sehingga para peserta memiliki daya saing unggul dan mampu membuka wirausaha secara mandiri.”
Satoto menambahkan, “YIIM merasa bangga dapat mendampingi masyarakat terdampak COVID-19 untuk bangkit dan berdiri di atas kaki sendiri.”
Pascapelatihan ini, jajaran pelatih dan pengurus YIIM akan melakukan seleksi lanjutan terhadap 12 (dua belas) peserta yang telah lulus pelatihan. Peserta terpilih yang memenuhi kualifikasi berhak mengikuti program pemagangan intensif selama 3 (tiga) bulan di barbershop binaan YIIM untuk melayani pelanggan umum secara riil. Program magang ini dirancang guna mematangkan kemahiran teknis dan ketahanan mental para pemagang sebelum akhirnya dilepas untuk merintis usaha barbershop secara mandiri.
Salam Inspirasi!
Dokumentasi Foto Tambahan
















