Oktober 25, 2022

Pemberdayaan Berkelanjutan: Pelatihan Kewirausahaan untuk Masyarakat Prasejahtera dan Kelompok Rentan

Dalam laporannya, media ANTARA News memberitakan bahwa capaian 2.616 Alumni Binaan Mandiri Sebagai wujud nyata komitmen pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan sosial, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) secara konsisten menyelenggarakan rangkaian program pelatihan vokasional dan kewirausahaan yang menyasar masyarakat prasejahtera serta kelompok rentan di berbagai wilayah.

Dalam laporannya, media ANTARA memberitakan bahwa Capaian 2.616 Alumni Binaan Mandiri

Sebagai wujud nyata komitmen pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan sosial, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) secara konsisten menyelenggarakan rangkaian program pelatihan vokasional dan kewirausahaan yang menyasar masyarakat prasejahtera serta kelompok rentan di berbagai wilayah.

“Program unggulan kami yang terus menjadi fokus utama adalah pemberdayaan masyarakat,” tutur Ketua Pengurus YIIM, Chrisbiantoro, saat memaparkan capaian kinerja kelembagaan.

Ragam Keterampilan Vokasional dan Literasi Manajemen

Chrisbiantoro memaparkan bahwa program pemberdayaan tersebut mencakup pelatihan teknis aplikatif, antara lain penyaji kopi profesional (barista), olahan pangan beku (frozen food), pemangkas rambut (barber), tata boga, cuci dan servis AC, sablon, tata rias, pertanian perkotaan, hingga layanan cuci motor.

Tak hanya membekali keahlian teknis, yayasan juga memperkuat kapasitas peserta melalui pelatihan manajemen usaha. Materi yang diberikan mencakup pembentukan pola pikir wirausaha, inovasi produk, strategi pemasaran digital (digital marketing), pengelolaan keuangan dasar, hingga fasilitasi legalitas bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dampak Nyata dan Jangkauan Penerima Manfaat

Sejak diinisiasi pada tahun 2018, program ini telah mencetak sebanyak 2.616 alumni binaan yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan berbagai daerah lain di Indonesia. Sebagian besar alumni kini telah berhasil merintis wirausaha mandiri, sementara sebagian lainnya terserap di dunia kerja profesional berbekal keahlian yang diperoleh.

Kelompok penerima manfaat program ini meliputi warga prasejahtera, pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK), ibu tunggal kepala keluarga, mantan warga binaan pemasyarakatan, penyintas pelanggaran HAM berat dan tindak pidana terorisme, remaja putus sekolah, serta sahabat disabilitas.

Publikasi ini disadur dari dokumentasi liputan media ANTARA mengenai program dan inisiatif pemberdayaan Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM).

Salam Inspirasi!