Oktober 31, 2019

Pencanangan Pembukaan Serentak Pos Gizi di Lima Kelurahan Wilayah Kebayoran Baru

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bersama Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru menyelenggarakan pertemuan koordinasi teknis untuk mempersiapkan pembukaan pos gizi pencegahan stunting secara serempak di lima kelurahan wilayah Jakarta Selatan.

Informasi Program

Nama Program

Pencanangan dan Koordinasi Pembukaan Serentak 5 Pos Gizi Kebayoran Baru

Tanggal

Oktober 30, 2019

Fokus Program

SDGs

Mitra Kolaborator

Penerima Manfaat / Peserta

Camat Kebayoran Baru, 5 lurah, tenaga kesehatan Puskesmas, dan 50+ kader posyandu

Lokasi

Aula Kantor Camat Kebayoran Baru / Puskesmas Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Aktivitas Utama

Rapat koordinasi bersama Camat Kebayoran Baru, Lurah, dan Koordinator Gizi Puskesmas Penyerahan paket sarana kesehatan posyandu (timbangan digital, pengukur tinggi badan, alat masak) Sosialisasi standar operasional prosedur penyajian PMT pemulihan balita gizi kurang Pembekalan teknis pencatatan antropometri bagi kader Posyandu di 5 kelurahan

Capaian yang Diharapkan

Menjamin kesiapan teknis dan logistik pelaksanaan 5 Pos Gizi terpadu guna menekan angka prevalensi stunting di Kebayoran Baru

Share the word!

Pada hari Rabu 30 Oktober 2019, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bersama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Kebayoran Baru mengadakan pertemuan persiapan pembukaan pos gizi di wilayah Kecamatan Kebayoran Baru. Sesuai rencana, pos gizi dibuka serempak pada 1 November 2019 di lima kelurahan dengan representasi Posyandu sebagai berikut:

Pos Gizi pertama dibuka di Kelurahan Gandaria Utara I di Posyandu Kartini II, yang berlokasi di RW 11

Pos Gizi kedua dibuka di Kelurahan Gandaria Utara II di Posyandu Kencana, yang berlokasi di RW 12

Pos Gizi ketiga dibuka di Kelurahan Cipete Utara di Posyandu Semar II, yang berlokasi di RW 07

Pos Gizi keempat dibuka di Kelurahan Petogogan di Posyandu Kemuning, yang berlokasi di RW 05

Pos Gizi kelima dibuka di Kelurahan Kramat Pela di Posyandu Rumbai, yang berlokasi di RW 02

Program ini merupakan puncak dari rangkaian partisipasi dan kontribusi YIIM selama setahun terakhir, dimana YIIM telah menyalurkan bantuan kepada Posyandu dilingkungan Kecamatan Kebayoran Baru, antara lain: pembelian bahan makanan untuk Program Makanan Tambahan (PMT), biaya operasional kader posyandu, alat masak, meja-kursi, meteran alat pengukur tinggi badan gantung tarik, taplak meja, timbangan digital bayi, dll (download daftar rincian bantuan disini ).

Dalam acara ini juga turut dihadiri perwakilan kelurahan dilingkungan Kecamatan Kebayoran Baru dan camat kebayoran baru. Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada YIIM atas partisipasi dan kontribusi dalam program pemberantasan stunting dan penanggulangan gizi buruk di lingkungan Kecamatan Kebayoran Baru. Ibu Sudarmi selaku Koordinator Program Gizi dan PSM Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru menyatakan ” YIIM selaku donatur telah memberikan dukungan nyata untuk terlaksananya program ini, semoga kedepan kerjasama dengan YIIM bisa berlanjut dan juga harapannya donatur-donatur lain bisa turut mendukung program pemberantasan stunting dilingkungan kita. “

Sementara itu, Chrisbiantoro, selaku ketua YIIM dalam paparan dihadapan para kader posyandu dan perwakilan kelurahan yang hadir, menyampaikan “Yayasan sangat bersyukur dapat membantu menyukseskan program ini, semoga apa yang sudah kami berikan, meski nilainya tidak besar, dapat bermanfaat bagi program pemberantasan stunting dan mewujudkan generasi yang sehat.”

YIIM memiliki kepedulian terhadap isu ini karena stunting dan gizi buruk sudah menjadi isu yang sangat serius dan YIIM menyadari bahwa tanggungjawab memerangi stunting dan gizi buruk tidak hanya menjadi beban pemerintah, namun kita semua sebagai komponen anak bangsa.

Harapan besar dari kegiatan ini adalah semoga pembukaan pos gizi di lingkungan Kecamatan Kebayoran Baru mampu menjadi inspirasi bagi lingkungan lain dalam memerangi persoalan gizi buruk dan stunting yang masih menghantui anak-anak Indonesia.

Salam Inspirasi!

Dokumentasi Foto Tambahan