Maret 7, 2020

Penyaluran Paket Buku Bacaan Berkualitas ke 15 Sekolah Dasar di Wilayah Pelosok

YIIM bekerja sama dengan DAPENBUN dan didukung CSR PT Insight Investments Management mendistribusikan ribuan buku bacaan berkualitas ke 15 Sekolah Dasar di Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan guna menunjang literasi siswa.

Informasi Program

Nama Program

Ekspedisi Literasi: Distribusi Buku Bacaan Berkualitas untuk 15 Sekolah Pelosok

Tanggal

Maret 7, 2020

Fokus Program

SDGs

Mitra Kolaborator

Penerima Manfaat / Peserta

Ribuan siswa-siswi dan dewan guru di 15 Sekolah Dasar negeri dan swasta

Lokasi

15 Sekolah Dasar di wilayah pedesaan Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan

Aktivitas Utama

Pemetaan kebutuhan dan kurasi ribuan judul buku edukasi anak bermutu Pengiriman logistik buku ke 15 SD di kawasan perkebunan 4 pulau besar Pengorganisasian sudut baca kelas dan perpustakaan sekolah penerima manfaat Sosialisasi jam membaca wajib bagi para siswa dan tenaga pendidik

Capaian yang Diharapkan

Meningkatkan indeks minat baca anak, memperkaya bahan ajar sekolah pelosok, dan mempersempit jurang kesenjangan literasi antardaerah

Share the word!

Sepanjang setahun terakhir, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bekerja sama dengan Dana Pensiun Perkebunan (DAPENBUN) serta didukung oleh alokasi dana CSR PT Insight Investments Management telah mendistribusikan ribuan buku bacaan berkualitas ke 15 Sekolah Dasar (SD), baik negeri maupun swasta, yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan.

Pendistribusian buku edukatif ini merupakan salah satu pilar program YIIM di bidang pendidikan, mendampingi program pembangunan serta renovasi sarana perpustakaan, beasiswa pendidikan, dan donasi perlengkapan sekolah. Sektor pendidikan menjadi pilar fundamental YIIM demi mendorong akselerasi pembangunan manusia Indonesia agar memiliki daya saing unggul dan berkarakter kuat.

Inisiatif literasi ini dilandasi oleh keprihatinan atas data UNESCO tahun 2016 yang mengungkap bahwa indeks minat baca masyarakat Indonesia baru mencapai angka 0,0001%, yang berarti hanya ada 1 orang gemar membaca dari setiap 1.000 penduduk. Fakta memprihatinkan ini dipertegas oleh studi World’s Most Literate Nations tahun 2016, di mana literasi Indonesia bertengger di peringkat ke-60 dari 61 negara yang disurvei, tepat berada di bawah Thailand (peringkat 59) dan hanya di atas Botswana (peringkat 61).

Dalam menentukan penerima manfaat, YIIM secara khusus memprioritaskan sekolah-sekolah di wilayah pelosok dan terpencil yang minim fasilitas penunjang kegiatan belajar-mengajar. YIIM menyasar sekolah-sekolah yang berada di kawasan perkebunan rakyat maupun perkebunan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

Melalui inisiatif ini, anak-anak para buruh dan pekerja perkebunan diharapkan memperoleh kesetaraan hak serta kemudahan akses terhadap sumber literasi berkualitas setara dengan apa yang dinikmati oleh siswa-siswi di kawasan perkotaan. YIIM hadir mendobrak disparitas tersebut dengan menyediakan buku-buku bacaan bermutu tinggi.

Program pemerataan buku bacaan ini berkontribusi langsung terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 4 di bidang Pendidikan Bermutu.

YIIM berkomitmen memastikan seluruh generasi penerus memiliki kecakapan literasi membaca dan menulis yang memadai. Dengan ketersediaan buku yang menarik dan sarat edukasi, minat dan kecintaan anak-anak terhadap budaya membaca diharapkan dapat tumbuh subur secara alami.

YIIM menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perluasan program distribusi buku bacaan ini pada tahun 2020 dengan target menjangkau kawasan Indonesia bagian timur.

Penyaluran bantuan buku ini diharapkan mampu menginspirasi berbagai pemangku kepentingan dan bergandengan tangan dengan para penggiat literasi lokal untuk terus menggemakan gerakan gemar membaca di seluruh pelosok nusantara.

Salam Inspirasi!

Dokumentasi Foto Tambahan