Desember 9, 2020
Penyaluran Bantuan Sembako dan Sarana Produksi Tenun Ikat di Ende Selatan Flores
YIIM didukung PT Insight Investments Management (INSIGHT) menyalurkan 65 paket sembako dan suplemen kesehatan serta 10 paket sarana produksi tenun di Ende Selatan, Kabupaten Ende, NTT. Bantuan sarana tenun dan sembako ini ditujukan untuk memulihkan mata pencaharian penenun perempuan tradisional terdampak pandemi Covid-19.

Pada tanggal 2 dan 3 Desember 2020 Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) didukung oleh mitra utama PT Insight Investments Management (INSIGHT) Investments Management (INSIGHT) telah menyalurkan 65 paket sembako, vitamin dan masker serta 10 paket bantuan peralatan tenun kepada masyarakat terdampak covid-19 di Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Bantuan sembako yang diberikan berupa beras, telur, minyak goreng, mie instan, gula pasir, susu dan vitamin. Dan bantuan peralatan tenun yang diberikan berupa benang bordir, benang katun, garam diazo, dan naptol ASBO.
Adapun penerima manfaat ini adalah ibu-ibu pengrajin tenun yang kesulitan mencari nafkah karena dampak covid -19, karena hasil tenun mereka sama sekali tidak bisa terjual. Serta masyarakat pra sejahtera dari 12 kelurahan di Kabupaten Ende. Masyarakat disana sangat antusias menerima bantuan ini, karena jarak yang jauh dari kota sehingga mereka jarang mendapatkan akses bantuan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dibantu oleh pegiat sosial setempat yaitu Hakim Sukerman disela pembagian sembako dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada YIIM dan PT Insight Investments Management (INSIGHT) Investments Management (INSIGHT) ” Terima kasih kepada YIIM dan PT Insight Investments Management (INSIGHT) Investments Management (INSIGHT) telah menyalurkan bantuan yang sangat bermanfaat kepada warga kami. Masyarakat sangat bersyukur, dan semoga dapat mendukung ekonomi para ibu-ibu disini.”
Perwakilan PT. Insight, Buddy Cahaya menyampaikan “Saat pandemi seperti ini terpenting adalah aksi cepat tanggap kita membantu sesama warga negara agar tidak kekurangan bahan pangan dan usaha kecil mereka sebisa mungkin tetap berjalan, sehingga ekonomi tetap berputar meski tidak seperti saat situasi normal. Semoga segera pulih dari pandemi.”
Bantuan ini juga selaras dengan Tujuan Pembanguna Berkelanjutan (SDGs), khususnya angka kedua untuk mengurangi angka kelaparan. Mengingat pandemi covid-19 ini masih melanda penjuru Nusantara dan berpotensi memicu rawan pangan.
Untuk itu YIIM ingin terus mendorong masyarakat untuk berpartisipasi menganggulangi dampak covid-19 dengan semangat berbagi dan gotong royong.
Salam Insipirasi!
Salam Inspirasi!
Dokumentasi Foto Tambahan












