Januari 7, 2026

Bantuan Logistik Darurat Jangkau Korban Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

YIIM dan Insight Investments Management menyalurkan bahan pangan dan perlengkapan kebersihan kepada warga terdampak banjir di Dusun Setia didukung oleh Basecamp Solidaritas Indonesia dan relawan lokal.

Informasi Program

Nama Program

Bantuan Tanggap Darurat Banjir Dusun Setia

Tanggal

Desember 19, 2025

Fokus Program

SDGs

Mitra Kolaborator

Penerima Manfaat / Peserta

Keluarga terdampak banjir di Dusun Setia, termasuk warga yang didampingi relawan lokal dan keluarga Ibu Iyet yang sebelumnya menampung 30–50 pengungsi.

Lokasi

Dusun Setia, Desa Kesehatan, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Indonesia

Aktivitas Utama

Asesmen dan koordinasi bersama relawan lapangan dan tokoh masyarakat; pengiriman logistik pangan dan peralatan kebersihan; penyaluran terarah bagi warga terdampak; serta pendampingan kebutuhan awal pascabencana.

Capaian yang Diharapkan

Peningkatan akses pangan dan sanitasi pada masa awal pemulihan; meringankan beban kesulitan warga terdampak; terwujudnya hunian yang bersih dan sehat; serta penguatan koordinasi dan solidaritas lokal dalam tanggap bencana.

Share the word!
Emergency logistics delivered to flood-affected residents in Dusun Setia, Aceh Tamiang

Banjir bandang dan luapan air di berbagai wilayah Sumatra melumpuhkan aktivitas sehari-hari, merendam ratusan rumah, serta membatasi akses masyarakat terhadap makanan dan perlengkapan sanitasi. Dusun Setia di Desa Kesehatan, Kabupaten Aceh Tamiang, menjadi salah satu wilayah yang terdampak parah.

Merespons bencana tersebut, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) dengan dukungan PT Insight Investments Management menyalurkan bantuan logistik pangan dan peralatan kebersihan pada 19 Desember 2025. Bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban kesulitan mendesak dan mendampingi warga melewati masa awal pemulihan pascabencana.

Penyaluran logistik dikoordinasikan bersama Basecamp Solidaritas Indonesia, relawan lokal, dan tokoh masyarakat setempat. Distribusi dipusatkan melalui kediaman Ibu Iyet, seorang warga yang dikenal tulus menampung dan membantu sekitar 30–50 pengungsi saat banjir melanda sebelumnya. Berhubung Ibu Iyet masih mengungsi di Desa Paya Bedi, bantuan diterima oleh adik kandungnya, Bapak Jamil.

Inisiatif ini membuktikan pentingnya koordinasi yang tepat dan terukur dalam situasi tanggap darurat agar sumber daya yang terbatas dapat menjangkau mereka yang paling membutuhkan. Bantuan makanan mendukung asupan gizi pokok warga, sementara alat-alat kebersihan membantu keluarga membersihkan tempat tinggal agar kembali sehat dan layak dihuni.

Aksi tanggap darurat ini berkontribusi pada SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, serta SDG 11: Kota dan Permukiman Berkelanjutan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, sanitasi, dan penguatan resiliensi warga pascabencana.

Salam Inspirasi!

Dokumentasi Foto Tambahan