Oktober 28, 2020
Penyaluran Bantuan Pakaian Bersih dan Alat Pelindung Diri bagi Tenaga Medis Wisma Atlet
YIIM bersama PT Insight Investments Management menyalurkan bantuan pakaian layak pakai bagi 160 tenaga medis yang bertugas menangani pasien di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, guna mendukung penanggulangan pandemi Covid-19.

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bersama PT Insight Investments Management kembali menyalurkan bantuan penanggulangan pandemi Covid-19, khususnya ditujukan untuk mendukung para tenaga medis garda terdepan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.
Dalam aksi kemanusiaan ini, YIIM mendistribusikan bantuan pakaian bersih layak pakai kepada 160 tenaga medis yang bertugas merawat pasien terinfeksi Covid-19 di RSD Wisma Atlet.
Penyediaan pakaian ganti bersih ini sangat dibutuhkan oleh para dokter dan perawat di RSD Wisma Atlet, mengingat mereka menghadapi keterbatasan akses untuk memperoleh pakaian bersih sehari-hari karena tidak dapat pulang ke rumah demi menjaga keselamatan keluarga serta keharusan bertugas penuh waktu di rumah sakit.
Sejak awal merebaknya pandemi Covid-19, YIIM telah mengambil peran proaktif dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan serta mengedukasi masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan pencegahan virus. Sebelumnya, YIIM telah menyalurkan 1.000 unit Alat Pelindung Diri (APD) medis melalui Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dengan nilai pengadaan mencapai Rp100.000.000,- (seratus juta rupiah).
Bantuan lain yang turut didistribusikan meliputi 120 paket nasi kotak dan 100 kaus pakaian ganti bagi para relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan.
YIIM juga memproduksi dan membagikan 5.000 masker kain yang dipesan secara khusus melalui penjahit UMKM lokal guna mendukung perekonomian usaha kecil sekaligus dibagikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan pekerja sektor informal.
Selain itu, telah disalurkan 280 paket nasi bungkus serta 120 paket sembako dan vitamin C bagi masyarakat serta pekerja informal terdampak pandemi di berbagai kawasan, antara lain Jagakarsa, Margonda Depok, Pasar Senen, Bendungan Hilir (Benhil), Karet, Palmerah, Rawasari, Cempaka Putih, Tanjung Priok, dan Pasar Kosambi.
Sektor pendidikan pun tak luput dari jangkauan YIIM, diwujudkan melalui pembagian lebih dari 500 paket alat tulis penunjang pembelajaran jarak jauh serta subsidi kuota internet bagi lebih dari 50 guru yang belum terfasilitasi bantuan kuota resmi dalam kegiatan belajar mengajar daring.
Ketua Pengurus YIIM, Chrisbiantoro, menyatakan: "Kami berharap bantuan pakaian ini bermanfaat nyata bagi para tenaga medis yang memiliki keterbatasan mendapatkan pakaian ganti bersih karena dedikasi tanpa henti merawat pasien di rumah sakit tanpa bisa pulang ke kediaman masing-masing."
Chrisbiantoro menambahkan: "Masa krisis Covid-19 ini akan lebih cepat teratasi apabila seluruh komponen masyarakat secara disiplin mematuhi protokol kesehatan dan bergotong-royong mencegah penularan virus di lingkungannya."
Mewakili jajaran tenaga medis RSD Wisma Atlet, dr. Arifin menyampaikan apresiasi mendalam: "Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kepedulian YIIM dan Insight Investments Management. Bantuan pakaian bersih ini sangat membantu menjaga kebersihan dan melindungi tenaga medis dari risiko virus yang berpotensi melekat pada pakaian harian kami saat bertugas merawat pasien."
Komitmen serupa ditegaskan oleh manajemen PT Insight Investments Management yang senantiasa mendorong sinergi nasional dalam menanggulangi dampak pandemi.
Perwakilan PT Insight Investments Management, Didi Hernadi, menyampaikan: "Bantuan ini adalah wujud komitmen kami untuk bergandengan tangan dengan seluruh elemen bangsa dalam memberikan dukungan optimal kepada para pejuang kesehatan yang berjuang di garis depan melawan pandemi Covid-19."
Pemberian bantuan ini melengkapi kontribusi YIIM dan PT Insight sebelumnya, termasuk pada 24 Maret 2020 saat menyalurkan paket disinfektan melalui PMI Jakarta Selatan dan BAZNAS untuk penyemprotan fasilitas ibadah dan sarana umum.
Gerakan gotong royong ini selaras dengan komitmen Agenda Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang dicanangkan PBB pada 25 September 2015, khususnya Tujuan 3 tentang Menjamin Kehidupan Sehat dan Kesejahteraan bagi Semua Usia.
Inisiatif ini juga sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan, khususnya Pasal 3 yang menekankan pentingnya kemitraan dan partisipasi lintas sektor dari organisasi masyarakat serta sektor swasta.
YIIM menegaskan tekadnya untuk terus menghadirkan kontribusi berkelanjutan bagi para tenaga kesehatan dan masyarakat terdampak. Semoga Indonesia segera pulih dari bencana pandemi Covid-19.
Salam Inspirasi!
Dokumentasi Foto Tambahan





