Oktober 29, 2020

Penyaluran Paket Sembako bagi Penyintas Bencana Gempa dan Tsunami di Kabupaten Donggala

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bersama PT Insight Investments Management mendistribusikan 573 paket sembako dan suplemen vitamin bagi keluarga penyintas bencana gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Bantuan logistik disalurkan ke tujuh desa dan kelurahan untuk memenuhi kebutuhan hidup warga di hunian sementara.

Informasi Program

Nama Program

Penyaluran Bantuan Sembako dan Vitamin Penyintas Bencana Donggala Sulteng

Tanggal

Oktober 10, 2020

Fokus Program

SDGs

Mitra Kolaborator

Penerima Manfaat / Peserta

573 keluarga penyintas gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala

Lokasi

Desa Loli Saluran, Loli Tasiburi, Loli Dondo, Loli Pesua, Tanjung Batu, Labuan Bajo, dan Boya, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah

Aktivitas Utama

Penyaluran 573 paket sembako lengkap dan suplemen multivitamin Pendistribusian bantuan ke komplek hunian sementara (huntara) di 4 desa dan 4 kelurahan Kolaborasi pendataan dan logistik bersama organisasi relawan kemanusiaan Sulteng Bergerak Edukasi penguatan imunitas dan sanitasi lingkungan bagi warga huntara

Capaian yang Diharapkan

Menjamin pemenuhan pangan pokok bergizi dan meringankan beban hidup warga penyintas di huntara Donggala

Share the word!

Pada tanggal 10, 11, dan 12 Oktober 2020, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) didukung oleh PT Insight Investments Management telah mendistribusikan 573 paket sembako dan suplemen vitamin kepada warga penyintas bencana banjir, gempa bumi, dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah pada September 2018 silam.

Bantuan pangan tersebut disalurkan secara merata ke empat desa, yakni Desa Loli Saluran, Desa Loli Tasiburi, Desa Loli Dondo, dan Desa Loli Pesua, serta tiga kelurahan, yaitu Kelurahan Tanjung Batu, Kelurahan Labuan Bajo, dan Kelurahan Boya di Kabupaten Donggala. Hingga saat ini, para penyintas masih menempati Hunian Sementara (Huntara) yang disediakan oleh pemerintah. Sejak bencana dahsyat tersebut menghancurkan pemukiman mereka, warga kehilangan mata pencaharian utama dan menghadapi kendala berat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sebagian besar warga sebelumnya bekerja sebagai buruh harian lepas di tambang galian C serta berprofesi sebagai nelayan tangkap, namun hingga kini banyak di antara mereka yang belum memiliki mata pencaharian tetap.

Menghadapi situasi tersebut, YIIM memandang penting untuk segera mengulurkan bantuan guna meringankan beban para penyintas, terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang memperparah kerentanan pangan dan ekonomi masyarakat. Program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 2 untuk Menghapus Kelaparan dan Mencapai Ketahanan Pangan. Paket bantuan yang diberikan meliputi beras, mi instan, gula, telur, biskuit, minyak goreng, serta vitamin. Dalam pendataan dan penyaluran bantuan di lapangan, YIIM berkolaborasi dengan koalisi masyarakat sipil lokal "Sulteng Bergerak" yang telah mendampingi para korban sejak masa awal bencana 2018.

Firmansyah, perwakilan dari koalisi Sulteng Bergerak, menyampaikan apresiasi mendalam kepada YIIM dan PT Insight Investments Management: "Bantuan ini sangat berharga bagi masyarakat, sebab kondisi saat ini sungguh berat bagi warga untuk bertahan hidup di Huntara. Berdasarkan pengamatan dan survei lapangan kami, masih sangat banyak warga yang belum memiliki pekerjaan tetap dan hanya mengandalkan pekerjaan serabutan. Kehadiran bantuan ini tentu sangat meringankan beban hidup mereka."

Salam Inspirasi!

Dokumentasi Foto Tambahan