Oktober 12, 2023
Bambang Purbowo Bangun Usaha Kopi Usai Mengarungi Hidup sebagai Pengemudi Ojek Online
Setelah bertahun-tahun menghadapi ketidakpastian penghasilan sebagai pengemudi ojek online, Bambang Purbowo memanfaatkan pelatihan barista, bantuan modal usaha, dan inovasi tanpa henti untuk membangun Kedai Kopi Balilore.

Pada usia 36 tahun, Bambang Purbowo bertekad membangun masa depan yang lebih pasti. Sebelum mengikuti pelatihan barista YIIM pada tahun 2022, ia bekerja sebagai pengemudi ojek online dan hidup dengan ketidakpastian penghasilan yang kerap berubah dari hari ke hari.
Pelatihan tersebut membuka jalan baru baginya. Setelah menuntaskan program, Bambang menerima bantuan peralatan usaha dari YIIM dan PT Insight Investments Management. Ia memanfaatkan peluang ini untuk meluncurkan Coffee Shop Balilore, sebuah kedai tenda di pinggir Jalan Kramat Pulo Gang II, Jakarta Pusat.
Usaha kecil ini dengan cepat menjadi sumber pendapatan utama. Bambang mencatatkan omzet penjualan hingga Rp10 juta dengan keuntungan bersih Rp5 juta. Lokasi di tepi jalan membantunya menarik pelanggan yang melintas, namun ia menyadari bahwa pertumbuhan jangka panjang membutuhkan lebih dari sekadar satu varian produk atau satu kanal penjualan.
Ia mulai mendaftarkan Coffee Shop Balilore ke GrabFood dan memperluas menu di luar kopi. Kini pelanggan dapat memilih aneka minuman seperti kopi Dalgona, Thai tea, serta boba dengan varian rasa stroberi, Milo cheese, dan taro. Bambang juga menambahkan menu pempek khas Palembang pada etalase daringnya, yang didatangkan langsung dari Palembang melalui kerja sama dengan seorang rekannya.
Pelajaran kewirausahaan yang ia peroleh dari YIIM membantunya menjadi lebih mandiri dan mengajarkannya cara membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan. Pengetahuan tersebut mendukung langkahnya mempromosikan usaha melalui grup WhatsApp dengan bantuan sang anak, serta aktif berpartisipasi dalam bazar-bazar lokal. Mengikuti satu kegiatan bazar mampu mendatangkan omzet sekitar Rp600.000 sekaligus mengenalkan Coffee Shop Balilore kepada pelanggan baru.
Bambang juga mengembangkan pesanan khusus untuk acara ulang tahun, pernikahan, dan perhelatan lainnya. Pesanan terbesarnya sejauh ini mencapai 1.500 cangkir untuk sebuah resepsi pernikahan. Dengan harga minuman rata-rata Rp10.000 per cup, ia berhasil membukukan penghasilan harian sekitar Rp300.000 atau mencapai Rp9 juta per bulan dari usahanya tersebut.
Pertumbuhan usaha ini memungkinkan Bambang mempekerjakan satu orang staf tetap dengan upah minimal Rp250.000 per minggu disertai makan harian selama bekerja. Ini merupakan pencapaian berharga bagi sebuah usaha mikro kaki lima yang bermula dari pelatihan, bantuan peralatan dasar, dan tekad kuat menciptakan penghidupan yang lebih mapan.
Target selanjutnya adalah mengganti tenda dagangnya dengan kios semipermanen. Bambang telah mengajukan izin pemanfaatan lahan berukuran dua meter di dekat gerobaknya saat ini dan tengah menantikan persetujuan dari pemilik lahan. Rencana ini mencerminkan ambisinya memiliki tempat usaha yang lebih nyaman tanpa kehilangan aksesibilitas pelanggan yang telah membesarkan kedainya.
Perjalanan Bambang dari pengemudi ojek online menjadi wirausahawan kopi membuktikan hasil nyata dari perpaduan keterampilan praktis, dukungan usaha, dan eksperimen berkelanjutan. Coffee Shop Balilore kini bukan sekadar sumber nafkah alternatif, melainkan unit usaha yang terus berkembang, menghidupi keluarga, membuka lapangan kerja, dan memberinya keyakinan menatap masa depan.
Pelanggan dapat menikmati aneka minuman dari Coffee Shop Balilore melalui pesanan di GrabFood.

