Juni 29, 2026
U-DETECT Jakarta Libatkan 30 Pelajar dalam Pembelajaran Iklim dan Sains Warga
Sebanyak 30 siswa SMAN 48 Jakarta bekerja dalam 15 kelompok untuk memantau lingkungan sekitar menggunakan sensor sederhana sekaligus memperkuat literasi STEM, sains warga, dan perubahan iklim.

Kawasan metropolitan Jakarta menghadapi tantangan lingkungan yang saling berkaitan, termasuk panas perkotaan (urban heat), polusi udara, dan dampak perubahan iklim. Menanggapi hal tersebut, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM), PT Insight Investments Management, dan PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) berkolaborasi dengan mitra pelaksana U-Inspire Indonesia menghadirkan program Detektif Cuaca Jakarta atau U-DETECT Jakarta.
Program edukasi ini dilaksanakan di SMAN 48 Jakarta pada 17 Juni 2026. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan mitra, antara lain Ria Meristika Warganda selaku Direktur Insight, Stefanus Dennis Winarto selaku Chief Investment Officer Makmur, Giovanni Chyntia Pradipta selaku Koordinator U-Inspire Indonesia, serta Diantini Rahayu dari YIIM.
Sebanyak 30 siswa membentuk 15 kelompok untuk memantau kondisi lingkungan menggunakan teknologi sensor. Pendekatan ini memperkuat literasi STEM dan mengenalkan konsep sains warga (citizen science) dengan mengajak siswa melampaui pembelajaran berbasis buku teks serta terlibat langsung dalam proses penelitian sederhana.
Melalui pemantauan suhu secara langsung (real-time), para siswa belajar bagaimana data dapat mengungkap kondisi lingkungan perkotaan dan mendukung diskusi berbasis bukti mengenai perubahan iklim serta polusi. Metode pengalaman langsung ini menumbuhkan kesadaran sejak dini dan menunjukkan kepada generasi muda bahwa mereka dapat berpartisipasi dalam aksi iklim yang nyata.
Stefanus Dennis Winarto mengibaratkan dampak program ini dengan bunga majemuk (compounding) dalam investasi: kontribusi kecil yang dilakukan secara konsisten dapat berkembang menjadi hasil yang luar biasa seiring berjalannya waktu. Beliau menyampaikan bahwa U-DETECT membuktikan bagaimana partisipasi investor mampu menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat.
Mewakili U-Inspire Indonesia, Giovanni Chyntia Pradipta menyerahkan sertifikat apresiasi kepada YIIM, Insight, Makmur, dan SMAN 48 Jakarta Timur. U-Inspire juga menyerahkan perangkat sensor U-DETECT kepada pihak sekolah agar pembelajaran dan pemantauan lingkungan dapat terus berlanjut.
Inisiatif ini selaras dengan prioritas Asta Cita Indonesia terkait pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, pemuda, perempuan, dan inklusi. Program ini turut berkontribusi pada SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, serta mencerminkan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) melalui pemantauan parameter lingkungan secara langsung.
Salam Inspirasi!
Dokumentasi Foto Tambahan

