April 15, 2020
Distribution of Food Packages and Medical Supplies for PMI Volunteers and Informal Workers
Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) and PT Insight Investments Management distributed 12 dozen cloth masks, 100 MSME-made t-shirts, and 100 meal packages to South Jakarta PMI volunteers and pandemic-affected informal workers.

Pada tanggal 14 and 15 April 2020, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bersama dengan PT. Insight Investments Management kembali menyalurkan bantuan sosial kemanusiaan for penanggulangan pandemi Covid 19.
Kali ini YIIM menyalurkan bantuan for relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan, berupa 12 lusin masker kain, 100 kaos pakaian ganti for relawan yang dipesan from pengusaha kecil sablon UMKM, and 100 paket nasi yang dipesan from warung nasi sederhana.
PMI Jakarta Selatan memiliki 100 relawan, dimana setiap hari bertugas secara bergantian and terlibat dalam beberapa kegiatan penanggulangan Covid 19, diantaranya membantu penyemprotan disinfectant tempat ibadah and sarana prasarana umum.
Selain membantu relawan PMI, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun juga menyalurkan bantuan berupa 120 paket sembako for para pekerja informal yang berisi antara lain beras, mie instant, masker, vitamin c, minyak, teh and gula pasir. Paket sembako tersebut disalurkan in beberapa titik in daerah Jakarta and Depok.
Ketua Pengurus YIIM, Chrisbiantoro mengatakan ” Kami bangga bisa turut serta bergotong royong menanggulangi Covid 19, semoga bantuan from YIIM membawa manfaat for para relawan and pekerja informal terdampak virus corona.”
Chris menambahkan ” Disaat pandemi covid 19 ini, para pekerja informal adalah sektor yang paling terdampak and membutuhkan uluran bantuan kita semua.”
Sementara itu, Khariri (47), salah satu pekerja informal yang menerima paket Food Package Aid menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan yang diterima, ia berharap agar pekerja informal seperti dirinya yang sehari hari berjualan mie ayam keliling mudah for mendapat bantuan, mengingat sejak mewabah virus corona dirinya sudah tidak bisa berjualan and tidak ada pemasukan, bahkan mau pulang to kampung halaman juga takut menimbulkan masalah.
Selain itu, Mamik (58) buruh cuci gosok yang juga mendapatkan bantuan paket sembako berharap agar banyak yang peduli for membantu masyarakat kecil agar bisa bertahan ditengah pandemi virus corona. Mamik berharap perantau seperti dirinya tidak pulang kampung and bertahan in Jakarta sampai virus corona berakhir.
Melihat situasi saat ini, YIIM selaku lembaga nirlaba yang bergerak dalam bidang sosial and kemanusiaan, berusaha for terus berkomitmen for bersinergi dengan segenap komponen bangsa bergotong royong menanggulangi virus corona.
Semoga semakin banyak yang peduli and terinspirasi membantu masyarakat pekerja informal, relawan and mereka yang berada digaris depan menanggulangi virus corona.
Salam Inspirasi!
Additional Photo Documentation






