Juli 3, 2023

Pelatihan Pembuatan Frozen Food Buka Peluang Usaha Baru bagi Kader BKMM Kota Bekasi

YIIM dan Insight melatih kader BKMM Kota Bekasi memproduksi frozen food higienis dan bernilai jual, membuka peluang bisnis kuliner rumahan bagi kaum ibu.

Informasi Program

Nama Program

Pelatihan Kewirausahaan Frozen Food untuk BKMM Kota Bekasi

Tanggal

Juni 26, 2023

Fokus Program

SDGs

Mitra Kolaborator

Penerima Manfaat / Peserta

30 ibu rumah tangga dan kader BKMM (Badan Koordinasi Majelis Ta'lim Masjid) Kota Bekasi.

Lokasi

Aula Pertemuan BKMM Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia

Aktivitas Utama

Pengenalan bahan baku pangan berkualitas; teknik pengolahan nugget ayam, kaki naga, dan dimsum; standar higienitas dan sanitasi pengolahan makanan; teknik pengemasan vakum (vacuum packaging); metode penyimpanan beku; serta kalkulasi biaya produksi dan penetapan harga jual.

Capaian yang Diharapkan

Penguasaan keterampilan pengolahan makanan beku bernilai komersial, terbukanya unit usaha kuliner rumahan baru, dan peningkatan kemandirian ekonomi keluarga anggota majelis ta'lim.

Share the word!
Frozen-food entrepreneurship training for BKMM women in Bekasi

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bersama PT Insight Investments Management menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Makanan Beku (Frozen Food) bagi puluhan ibu rumah tangga dan kader Badan Koordinasi Majelis Ta’lim Masjid (BKMM) Kota Bekasi, Jawa Barat.

Program ini dirancang untuk memberikan bekal keahlian praktis dalam industri kuliner siap saji yang memiliki pangsa pasar luas dan permintaan tinggi, sehingga para kader perempuan dapat merintis usaha mandiri dari rumah tanpa meninggalkan tugas keluarga.

Para peserta mendapatkan bimbingan intensif dari instruktur kuliner profesional mengenai pemilihan bahan baku segar, resep dan formulasi adonan nugget ayam sayur, kaki naga ikan, dan dimsum gurih, teknik pembentukan dan pengukusan, hingga teknik pembekuan cepat (freezing) yang menjaga kesegaran dan cita rasa produk.

Selain aspek pengolahan bahan makanan, instruktur juga menekankan pentingnya keamanan pangan (food safety), standar sanitasi dapur, penggunaan kemasan plastik kedap udara dengan mesin vacuum sealer, penempelan label stiker produk yang menarik, serta strategi penjualan melalui sistem prapesan (pre-order) di lingkungan majelis ta’lim dan media sosial.

Kegiatan ini menjadi wadah konkret dalam mendukung penguatan ekonomi keluarga berbasis komunitas perempuan. Inisiatif ini mendukung tercapainya SDG 5: Kesetaraan Gender dan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Salam Inspirasi!

Dokumentasi Foto Tambahan