Februari 29, 2024
Pelatihan Pembuatan Kue Kering Inklusif Siapkan 12 Peserta Jadi Wirausaha Mikro
Dua belas peserta dari latar belakang pra-sejahtera, klien pemasyarakatan, dan disabilitas rungu belajar memproduksi kue kering, menghitung HPP, dan memahami perizinan usaha mikro.

Pada Rabu, 28 Februari 2024, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) dengan dukungan PT Insight Investments Management menyelenggarakan pelatihan pembuatan kue kering (baking) angkatan pertama dari rencana tiga angkatan bagi masyarakat pra-sejahtera dan penyandang disabilitas.
Sebanyak 12 peserta mengikuti pelatihan ini: enam orang dari keluarga pra-sejahtera, empat mantan klien pemasyarakatan binaan BAPAS Jakarta Pusat, serta dua orang peserta penyandang disabilitas rungu wicara (teman tuli).
Pelatihan mengajarkan pembuatan aneka kue kering kekinian, yaitu cookies florentine dan peanut balls. Materi pendukung meliputi dasar-dasar kewirausahaan, legalitas dan perizinan Usaha Mikro dan Kecil (UMK), identifikasi alat dan bahan kue, praktik pembuatan langsung, kalkulasi Harga Pokok Penjualan (HPP), serta sesi diskusi.
Pelatihan berlangsung pukul 10.00 hingga 15.30 WIB bertempat di kantor YIIM, Grand Wijaya Centre Blok F/62B, Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ambar Yuliasiwi memimpin pelatihan sebagai instruktur utama didampingi oleh Umaroch sebagai asisten instruktur.
Acara pembukaan dihadiri oleh Chrisbiantoro (Ketua Pengurus YIIM), Isnaeni Setiawan (Koordinator CSR Insight), serta Riccana Rosita (Bendahara YIIM).
Chrisbiantoro menyampaikan bahwa selama sepuluh tahun berdiri, pelatihan vokasi kewirausahaan termasuk olahan kue dan makanan merupakan salah satu program unggulan YIIM. Beliau mendorong para peserta untuk menyerap ilmu dan pengalaman berharga ini sebagai bekal merintis usaha mandiri.
Isnaeni memaparkan bahwa Insight merupakan perusahaan manajer investasi yang membuka ruang bagi investor untuk berkontribusi pada program-program sosial. Melalui pendekatan Investments to Social Impact, Insight bersinergi dengan YIIM menghadirkan manfaat nyata bagi kemandirian masyarakat.
Elly Widiyawati, salah satu peserta, menyampaikan apresiasi kepada YIIM dan Insight serta berharap bekal pelatihan ini menghadirkan ilmu dan inspirasi untuk hidup lebih mandiri.
Inisiatif ini berkontribusi pada SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Salam Inspirasi!
Dokumentasi Foto Tambahan





