September 22, 2026
Penyaluran Bantuan Modal Usaha Parfum Dorong Kemandirian Peserta Program MATA
Sebanyak sepuluh peserta terbaik Pelatihan Wirausaha Parfum menerima bantuan modal [...]

Sebanyak sepuluh peserta terbaik Pelatihan Wirausaha Parfum menerima bantuan modal usaha pada 21 hingga 22 September 2026. Penyerahan sarana perintisan usaha ini bertempat di toko parfum Aneka Parfum, Jakarta, sebagai tindak lanjut konkret dari Program Masyarakat Terampil dan Berdaya (MATA) yang digagas Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun bersama PT Insight Investments Management.
Para penerima manfaat merupakan peserta yang dinyatakan lolos seleksi kelayakan usaha setelah menyelesaikan pembekalan intensif pada awal September lalu. Dari 24 alumni yang telah menyelesaikan pelatihan, sepuluh peserta dengan rencana usaha dinilai paling siap untuk segera dirintis ke pasar.
Pemilihan Bibit dan Kemasan Sesuai Rencana Usaha
Bantuan modal disalurkan dalam bentuk paket sarana produksi yang mencakup konsentrat bibit wewangian berkualitas, variasi botol kemasan semprot dan roll-on, serta perlengkapan peracikan pendukung. Penyerahan dilakukan secara langsung melalui pertemuan tatap muka di toko parfum mitra.
Mekanisme ini sengaja dipilih agar setiap peserta dapat leluasa menguji aroma, berkonsultasi mengenai tren wewangian yang sedang digemari pasar, serta memilih jenis botol yang selaras dengan segmentasi konsumen yang mereka bidik. Peserta memadukan formula aroma yang telah dipelajari selama pelatihan dengan preferensi target pasar masing-masing.
Pendampingan Berkelanjutan Menuju Usaha Mandiri
Dukungan permodalan sarana kerja ini menjadi jembatan praktis agar para penerima manfaat tidak terhenti pada penguasaan teori semata. Melalui ketersediaan bibit dan botol siap jual, peserta dapat langsung memulai transaksi perdana dan membangun jaringan pelanggan tanpa terbebani biaya modal awal yang memberatkan.
Tim pendamping terus memantau perkembangan operasional setiap penerima manfaat selama fase awal penjualan, mulai dari penentuan harga jual, kerapian kemasan produk, hingga pembukuan sederhana arus kas usaha.
Inisiatif ini selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Salam Inspirasi!
Dokumentasi Foto Tambahan





