Desember 11, 2019

YIIM Realisasikan Program Intensif Tahap I Pencegahan Stunting Balita di Petogogan

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) merealisasikan pelaksanaan Tahap I program intensif pencegahan stunting dan pemulihan gizi buruk balita di Kelurahan Petogogan.

Informasi Program

Nama Program

Pelaksanaan Tahap I Program Intensif Pencegahan Stunting dan Gizi Buruk Petogogan

Tanggal

November 1, 2019

Fokus Program

SDGs

Mitra Kolaborator

Penerima Manfaat / Peserta

Balita penerima manfaat program stunting, ibu balita, kader posyandu Kelurahan Petogogan, aparat kelurahan, dan tim relawan YIIM.

Lokasi

Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia

Aktivitas Utama

Pemberian makanan nutrisi seimbang harian selama 10 hari berturut-turut; penimbangan berat badan dan evaluasi kurva tumbuh kembang balita; penyuluhan pola asuh dan sanitasi makanan sehat bagi orang tua.

Capaian yang Diharapkan

Peningkatan berat dan tinggi badan balita berisiko stunting, pemulihan status gizi anak, dan terciptanya kebiasaan penyajian makanan bergizi seimbang di tingkat keluarga.

Share the word!
Pelaksanaan Tahap I Pencegahan Stunting dan Gizi Buruk di Kelurahan Petogogan Jakarta Selatan Tanggal 1 – 10 November 2019

Penanganan stunting membutuhkan pemantauan gizi ketat dan intervensi makanan bergizi secara berkelanjutan untuk memastikan balita terindikasi gizi kurang mengalami kenaikan berat badan dan tinggi badan yang optimal.

Melanjutkan pembukaan Pos Gizi serempak, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) secara intensif melaksanakan Program Tahap I Pencegahan Stunting dan Gizi Buruk bagi puluhan balita penerima manfaat di lingkungan Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada kurun waktu 1 hingga 10 November 2019.

Dalam program intensif 10 hari ini, tim YIIM bersama kader posyandu menyediakan menu makanan bergizi seimbang tinggi protein hewani dan vitamin yang dimasak secara higienis setiap hari. Setiap sesi pemberian makan didahului dengan penimbangan berat badan balita, pemantauan kurva tumbuh kembang, serta sesi konsultasi pola asuh dan sanitasi bagi para ibu.

Hasil evaluasi Tahap I menunjukkan peningkatan berat badan yang signifikan pada sebagian besar balita penerima manfaat, membuktikan efektivitas intervensi pos gizi intensif berbasis komunitas.

Program ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Salam Inspirasi!

Dokumentasi Foto Tambahan