April 10, 2019

YIIM Salurkan 500 Bibit Alpukat Premium untuk Dukung Konservasi DAS Citarum dan Perekonomian Warga

YIIM dan Insight menyalurkan 500 bibit alpukat unggul bersertifikat kepada kelompok tani di hulu DAS Citarum guna menghijaukan lahan kritis dan mendongkrak pendapatan petani.

Informasi Program

Nama Program

Program Pembibitan Alpukat dan Penghijauan Hulu DAS Citarum Harum

Tanggal

April 10, 2019

Fokus Program

SDGs

Mitra Kolaborator

Penerima Manfaat / Peserta

Puluhan petani anggota kelompok tani konservasi di wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Jawa Barat.

Lokasi

Kawasan Hulu DAS Citarum, Kabupaten Bandung / Jawa Barat, Indonesia

Aktivitas Utama

Penyaluran 500 bibit tanaman pohon alpukat varietas unggul bersertifikat; pelatihan teknik penanaman dan pemeliharaan pohon buah di lahan miring; pembuatan lubang tanam dan pemupukan organik; serta pendampingan perawatan pohon bersama kelompok tani lokal.

Capaian yang Diharapkan

Tercegahnya erosi tanah dan sedimentasi sungai di hulu DAS Citarum melalui tutupan pohon produktif berakar kuat, terjaganya debit resapan air tanah, serta terwujudnya sumber pendapatan baru bernilai ekonomi tinggi bagi para petani saat masa panen alpukat tiba.

Share the word!
YIIM and PTPN VIII representatives handing over 500 premium avocado seedlings for Citarum watershed greening

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bekerja sama dengan PT Insight Investments Management menyalurkan 500 bibit pohon alpukat varietas unggul bersertifikat kepada kelompok tani di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Jawa Barat.

Inisiatif ini dirancang dengan pendekatan ganda: memulihkan fungsi ekologis kawasan tangkapan air hulu Citarum yang mengalami kritis erosi sekaligus memberikan tanaman produktif bernilai ekonomi tinggi yang dapat dipanen dan dijual oleh para petani setempat.

Bibit alpukat yang disalurkan merupakan varietas unggulan yang cepat berbuah, tahan penyakit, dan memiliki nilai jual pasar yang tinggi. Selain menyerahkan bibit, tim pendamping juga memberikan penyuluhan mengenai tata cara penanaman pohon pada kontur lereng berundak (terasering), teknik pembuatan lubang tanam dengan pupuk organik, serta sistem pemangkasan (pruning) untuk mengoptimalkan pembuahan.

Para petani menyambut antusias program ini karena tanaman alpukat memiliki sistem perakaran yang kuat untuk mencengkeram tanah lereng bukit dari bahaya longsor, sekaligus menghasilkan buah berkualitas yang dapat menopang kesejahteraan keluarga dalam jangka panjang.

Program penghijauan berbasis tanaman buah produktif ini merupakan wujud kontribusi nyata dalam mendukung Program Citarum Harum serta memenuhi target SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 15: Ekosistem Daratan.

Salam Inspirasi!

Dokumentasi Foto Tambahan