Loading...
Sambut New Normal, YIIM Salurkan Kembali Bantuan Pendidikan Untuk Guru dan Siswa2020-06-13T13:42:03+00:00

Project Description

Sambut New Normal, YIIM Salurkan Kembali Bantuan Pendidikan Untuk Guru dan Siswa

Publised 13 Juni 2020

Sepanjang bulan Mei hingga minggu pertama bulan Juni 2020, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) dan mitra utama PT. Insight Investments Management kembali menyalurkan bantuan pendidikan tahap akhir di masa transisi menuju New Normal sebagaimana dicanangkan oleh pemerintah. 

YIIM sebagai komponen bangsa, memiliki komitmen untuk terus bersinergi dengan pelaksanaan pembangunan berkelanjutan sebagaimana dimandatkan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2017, khususnya Pasal 2 tentang menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat. 

YIIM meyakini bahwa bantuan pendidikan khususnya di masa pandemi Covid 19 setidaknya sedikit banyak dapat meringankan beban para guru dan para siswa agar tidak terganggu selama menjalani proses belajar mengajar secara daring (online). Sehingga membawa kontribusi bagi tujuan pembangunan berkelanjutan yaitu untuk menjaga kualitas pendidikan tetap baik. 

Bantuan pendidikan kali ini merupakan bagian dari paket bantuan serupa yang telah disalurkan oleh YIIM dan PT. Insight Investments Management, sepanjang pandemi Covid 19 melanda pada awal Maret 2020. 

Paket bantuan yang disalurkan tidak jauh berbeda dengan sebelumnya, yaitu terdiri dari bantuan paket internet untuk guru mengajar dan bantuan tas serta alat tulis pendidikan untuk meringankan beban siswa dan siswi dari keluarga kurang mampu. 

Berikut adalah daftar bantuan pendidikan tahap ke tiga yang telah disalurkan oleh YIIM:

Secara keseluruhan selama pemberlakukan belajar online, YIIM telah menyalurkan bantuan kuota internet untuk 205 orang guru dari 13 sekolah yang cukup beragam yaitu Taman Kanak-Kanak, pesantren, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dengan jam mengajar rata-rata 24 jam sampai dengan 32 jam dalam seminggu.  

Sementara itu, untuk jumlah siswa yang telah dibantu secara keseluruhan sebanyak 239 siswa dari 14 sekolah formal, satu yayasan panti asuhan dan dua perkampungan padat penduduk di Duren Sawit, Jakarta Timur dan Pejompongan Jakarta Pusat.  

Salam Inspirasi!

YIIM meyakini bahwa bantuan pendidikan khususnya di masa pandemi Covid 19 setidaknya sedikit banyak dapat meringankan beban para guru dan para siswa agar tidak terganggu selama menjalani proses belajar mengajar secara daring (online). Sehingga membawa kontribusi bagi tujuan pembangunan berkelanjutan yaitu untuk menjaga kualitas pendidikan tetap baik.