Juni 28, 2022
Peringatan Hari Laut Sedunia: Pulihkan Mangrove dan Terumbu Karang di Pulau Kelapa
Memperingati Hari Laut Sedunia, YIIM dan Insight menanam 2.000 bibit mangrove, memasang 10 modul terumbu karang, dan melatih 17 perempuan memproduksi frozen food olahan ikan di Pulau Kelapa.

Memperingati Hari Laut Sedunia (World Ocean Day) yang jatuh setiap tanggal 8 Juni, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) didukung oleh PT Insight Investments Management menggelar aksi pelestarian lingkungan bahari dan pemberdayaan masyarakat di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, pada 25 Juni 2022.
Kegiatan ini dihadiri oleh Andrean Malta (Head of Retail Sales Distribution & Business Alliances Insight), Chrisbiantoro (Ketua Pengurus YIIM), Muhammad Nuralim (Sekretaris Kelurahan Pulau Kelapa), Safaatul Anam (Ketua Pokdarwis Kelapa Tunggal), penggiat lingkungan Petra Gabriel Michael (Jebraw), warga setempat, serta perwakilan investor Insight.
Aksi kolaboratif ini menggabungkan tiga pilar kegiatan utama: pelatihan pembuatan makanan beku olahan ikan bagi keluarga nelayan, penanaman ribuan bibit mangrove di garis pantai, serta rehabilitasi terumbu karang di dasar laut.
Andrean Malta menjelaskan bahwa inisiatif ini mencerminkan kepedulian nyata Insight terhadap kelestarian ekosistem laut Kepulauan Seribu. Chrisbiantoro menambahkan bahwa restorasi mangrove dan karang akan memulihkan ekosistem pesisir sekaligus memperkuat keterampilan ekonomi para ibu rumah tangga pulau. Sekretaris Kelurahan Pulau Kelapa menyambut baik pelatihan kuliner yang mampu menaikkan nilai jual tangkapan ikan nelayan lokal.
Pelatihan kuliner dilaksanakan di area RPTRA Nyiur Melambai, dipandu oleh Wanmayetty, alumni pelatihan kuliner YIIM tahun 2019, yang mengajarkan pembuatan nugget ikan dan sayuran higienis dari ikan segar hasil tangkapan nelayan Pulau Kelapa. Sebanyak 17 perempuan dari Pulau Kelapa dan Pulau Harapan mengikuti pelatihan ini dan menerima sertifikat kelulusan.
Di waktu yang sama, 20 orang investor Insight bersama warga lokal dipandu Pokdarwis Kelapa Tunggal menanam 2.000 bibit mangrove di pesisir pantai. Tim penyelam warga lokal juga menenggelamkan 10 unit modul struktur rehabilitasi terumbu karang pada kedalaman 1,5 hingga 3 meter.
Program terintegrasi ini berkontribusi pada pencapaian SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 14: Ekosistem Lautan.
Salam Inspirasi!
Dokumentasi Foto Tambahan





