Loading...
Bantuan Nasi Bungkus, Sembako, Kaos dan Masker Kain Serta Balita Penderita Skoliosis2020-04-25T15:02:21+00:00

Project Description

Bantuan Nasi Bungkus, Sembako, Kaos dan Masker Kain Serta Balita  Penderita Skoliosis

Publised 25 April 2020

Sejak tanggal 14 April hingga 25 April 2020, Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM), selaku lembaga nirlaba yang bergerak dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, kembali berkontribusi untuk bergotong royong menyalurkan bantuan terkait penanggulangan pandemi Covid 19.

YIIM bersama dengan mitra utama PT. Insight Investments Management ingin meringankan beban masyarakat terdampak dan bersinergi dengan pemerintah dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) untuk memutus penularan virus Corona.

Dalam kesempatan ini, YIIM menyalurkan beberapa paket bantuan yang ditujukan untuk beberapa kelompok penerima manfaat, yaitu: 150 paket sembako yang berisi minyak, gula, beras, mie instan, vitamin c dan kebutuhan pokok lainnya  diberikan kepada para pekerja informal seperti tukang ojeg, pekerja serabutan dan pedagang kaki lima diwilayah Jatiwaringin, Jatiasih dan Babelan (Bekasi), Cempaka Putih (Jakarta Pusat), Ciputat (Tangerang Selatan), serta Beji, Sawangan dan Ratujaya (Depok).

Secara khusus, pada tanggal 23 April 2020, YIIM melalui Posyandu Kencana I di Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan, menyalurkan bantuan untuk balita bernama Kafi, berusia  2 tahun 8 bulan, yang menderita skoliosis yaitu pembengkokan tulang belakang sehingga mengakibatkan kesulitan pernafasan, mengganggu asupan makanan dan pencernaan, sehingga akibatnya pertumbuhhan Kafi menjadi terhambat tidak seperti ukuran balita pada usianya.

Bantuan untuk balita Kafi antara lain selang NGT untuk alat bantu makan, digital thermometer, alat suntikan dan obat, pampers, susu dan paket sembako untuk orang tuanya yang berprofesi sebagai tukang ojeg.

Selain itu, YIIM juga kembali menyalurkan bantuan masker kain yang dibagikan dibeberapa titik diantaranya Johar Baru, Cempaka Putih dan Tanah Abang (Jakarta Pusat), Cilincing (Jakarta Utara), Pasar Blok M, Puskesmas Kebayoran Baru, kader Posyandu Kencana I dilingkungan Kelurahan Petogogan (Jakarta Selatan), Komunitas tasawuf underground Ciputat dan Jatiwaringin Bekasi, serta jurnalis yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Jurnalis Jakarta Selatan.

Selain itu, masker kain juga dikirim ke Pondok Wetan, Yogyakarta.

Secara keseluruhan tidak kurang dari 3000 masker kain telah diserahkan kepada masyarakat.

YIIM juga menyalurkan bantuan untuk petugas dan relawan PMI Jakarta Selatan berupa 12 lusin masker kain dan 100 kaos pakaian ganti yang dipesan dari tukang sablon UMKM dengan tulisan “Jaga Jarak Badan, Perkuat Solidaritas Sosial, Covid 19: Indonesia Pasti Menang.” Kaos ini dibuat selain untuk pakaian ganti juga sebagai media kampanye kepada masyarakat agar menjaga jarak aman di masa pandemi Covid 19.

Kemudian YIIM juga memberikan bantuan 100 paket nasi bungkus untuk relawan PMI Jakarta Selatan.

Selain itu, YIIM juga menyalurkan 17 lusin masker kain untuk PMI Jakarta Pusat.

Melalui pembagian masker kain, YIIM berkomitmen untuk mensosialisasikan kepada masyarakat pentingnya memakai masker untuk mencegah pandemi Covid 19.

Melalui tagline kampanye #Masker Untuk Rakyat# dan #Ayo Pakai Masker# YIIM mendorong masyarakat memakai masker khususnya ketika beraktifitas diluar rumah dan kenapa masker kain yang dipilih, karena YIIM ingin mendorong agar masyarakat tidak memborong masker yang khusus dipakai tenaga medis.

Ketua Pengurus YIIM, Chrisbiantoro menyampaikan “semangat dalam bantuan kali ini tetap sama dengan bantuan yang disalurkan YIIM sebelumnya, yaitu membantu penanggulangan Covid 19 sekaligus membantu ekonomi masyarakat. Dengan membeli paket bantuan dari warung-warung kecil, memesan masker dari penjahit UMKM dan melibatkan ojeg online dalam pembagian bantuan akan menghidupkan ekonomi masyarakat sehingga membantu ketahanan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid 19.”

Dalam kesempatan lain, Sudarmi, selaku petugas di Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru menyampaikan penghargaan dan terimakasih atas bantuan masker yang diberikan oleh YIIM.

Sudarmi menyampaikan “Terimakasih untuk Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun, masker-masker ini akan sangat berguna dan kami juga akan bagikan kepada pasien yang berkunjung ke Puskesmas untuk mencegah penularan Covid 19.”

Peran aktif YIIM dalam penanggulangan Covid 19 adalah wujud nyata dari salah satu program kepedulian YIIM melalui program bantuan sosial dan kemanusiaan. YIIM yang berdiri sejak tahun 2014 berkomitmen untuk menyalurkan setiap dana dan bantuan yang dihimpun untuk program-program yang membawa dampak perubahan dan manfaat untuk masyarakat banyak tidak terkecuali program kemanusiaan untuk sesama di masa pandemi Covid 19.

Salam Inspirasi!

Melalui tagline kampanye #Masker Untuk Rakyat# dan #Ayo Pakai Masker# YIIM mendorong masyarakat memakai masker khususnya ketika beraktifitas diluar rumah dan kenapa masker kain yang dipilih, karena YIIM ingin mendorong agar masyarakat tidak memborong masker yang khusus dipakai tenaga medis.